Serangan Geng Motor di GOR Sudiang Makassar, 12 Orang Ditangkap, 10 Anak Bawah Umur
Geng motor itu tiba-tiba melempari kantor jasa pengiriman menggunakan batu
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 12 orang ditangkap polisi usai diduga menyerang pegawai kantor jasa pengiriman barang di kawasan GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dari 12 terduga pelaku, dua orang dewasa dan 10 lainnya anak di bawah umur.
Penyerangan dilakukan rombongan konvoi sekitar 20 sepeda motor.
Geng motor itu tiba-tiba melempari kantor jasa pengiriman menggunakan batu hingga memecahkan kaca bangunan.
Panit Resmob Polsek Biringkanaya, Ipda Dian Mandala Putra, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, kronologi kejadian berawal dari aksi penyerangan yang dilakukan kelompok geng motor.
“Saat itu ada rombongan konvoi motor kurang lebih 20 motor menyerang salah satu jasa pengiriman barang,” ucap Dian kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Akibat lemparan batu, satu pegawai yang berada di dalam kantor mengalami luka di bagian pelipis kanan setelah terkena serpihan kaca.
“Para pelaku melempar batu dan satu pegawai terkena serpihan kaca pada pelipis sebelah kanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya sempat menemukan seorang korban tergeletak di lokasi kejadian sehingga awalnya diduga sebagai korban dari pihak kantor jasa pengiriman.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi, korban yang tergeletak tersebut dipastikan merupakan bagian dari kelompok penyerang.
“Setelah pemeriksaan dan konfirmasi, korban yang tergeletak itu adalah salah satu dari kelompok penyerang,” katanya.
Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian meringkus para pelaku di sejumlah titik di Makassar untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Sebanyak 12 orang ditangkap, dua di antaranya dewasa dan selebihnya anak di bawah umur,” ungkap Dian.
Motif penyerangan diduga dipicu pesta minuman keras sebelum para pelaku melakukan konvoi mencari lawan.
“Motif awalnya mereka hanya berkumpul dan saling panggil untuk minum," kata dia.
"Setelah minum, mereka konvoi keliling untuk mencari lawan dan tidak ada alasan jelas melakukan penyerangan,” bebernya.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat penyerangan, di antaranya satu bilah parang, anak panah tiga mata, dan beberapa petasan.
Kini para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Biringkanaya, Makassar.
Laporan Tribun-Timur.com, Sayyid Zulfadli
| Pemkot Makassar Janji Benahi Kekurangan MHM 2026, Munafri: Tahun Depan Harus Lebih Baik |
|
|---|
| Tabungan Aman di BRI, Jamaah Haji Riang Berangkat Tanah Suci |
|
|---|
| Hobi Merajut Benang, Airin Tendean Meraup Untung hingga Berdayakan Komunitas Perempuan |
|
|---|
| Terbaik I Creative Financing, Pemkot Makassar Dapat Insentif Rp3 M dari Kemendagri |
|
|---|
| Promo Honda Mei Vibes Tersisa 2 Hari Lagi, Kesempatan Dapat Gratis Angsuran Motor hingga 5 Kali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SERANG-PEGAWAI-Satu-dari-12-pelaku-penyerangan-hingga.jpg)