Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jokowi Merapat ke PSI? Pengamat Sebut Efek Jokowi Bisa Antar PSI Tembus 4 Persen

Joko Widodo juga direncanakan akan hadir dalam Rakernas PSI di Kota Makassar, pada 29-31 Januari mendatang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
JOKOWI GABUNG PSI - Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo. Jokowi beri efek ke PSI jika benar-benar masuk. 

Ringkasan Berita:
  • Sosok "Mr J" yang diduga kuat sebagai Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
  • Jokowi dijadwalkan hadir dan memberikan pengarahan pada hari terakhir Rakernas PSI di Makassar.
  • Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus, menilai figur Jokowi masih menjadi variabel terkuat yang dapat menarik basis relawan loyal dalam skala besar.
  • Kehadiran Jokowi diprediksi mampu mendongkrak elektabilitas PSI hingga melampaui Parliamentary Threshold 4 persen.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mr J dikabarkan akan segera merapat ke Partai Solidaritas Indonesia.

Dimana, sosok Mr J disebut-sebut adalah Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo.

Joko Widodo juga direncanakan akan hadir dalam Rakernas PSI di Kota Makassar, pada 29-31 Januari mendatang.

Pengamat politik sekaligus Direktur Nurani Strategic Consulting, Nurmal Idrus, menilai Efek Jokowi (Jokowi Effect) masih menjadi variabel terkuat dalam peta politik Indonesia saat ini.

Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang besar bagi PSI untuk melampaui Parliamentary Threshold (PT) 4 persen pada pemilu mendatang.

Ia menjelaskan, secara matematis basis relawan loyal Presiden Joko Widodo masih sangat besar.

Jika Jokowi secara resmi bergabung dan berbaju PSI, maka dampaknya akan signifikan terhadap perolehan suara partai tersebut.

“Secara matematis, basis relawan loyal Jokowi masih sangat besar. Jika Jokowi secara resmi berbaju PSI,” katanya, saat dihubungi Tribun Timur, Selasa (13/1/2026).

Lebih lanjut, ia memprediksi akan terjadi perpindahan suara dari pemilih loyal Jokowi yang selama ini tersebar di berbagai partai politik, khususnya PDI Perjuangan.

PSI, lanjut dia, juga akan dipersepsikan sebagai wadah utama para pendukung Jokowi, sehingga berdampak langsung pada lonjakan elektabilitas.

“PSI juga akan dipandang sebagai ‘Rumah Besar’ pengikut Jokowi, yang secara otomatis mengangkat elektabilitas partai di atas ambang batas 4 persen,” ujarnya.

Meski demikian, Nurmal Idrus mengingatkan, tantangan utama PSI bukan hanya soal lolos ambang batas parlemen, melainkan bagaimana mendistribusikan suara secara merata di daerah pemilihan.

“Namun, meski peluang lolos PT besar, tantangannya adalah distribusi suara,” ungkapnya.

Ia menegaskan, untuk mengonversi suara nasional menjadi kursi di DPR RI, PSI harus mampu bersaing di setiap daerah pemilihan agar suara tidak terbuang sia-sia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved