Siapa Diuntungkan saat Rusdi Masse Gabung PSI? Ini Kata Pengamat
Dimana, Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel itu disebut-sebut akan hengkang.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Isu kepindahan Rusdi Masse (RMS) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) makin menguat.
Dimana, Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel itu disebut-sebut akan hengkang.
Padahal, RMS adalah salah satu tokoh yang mampu membawa Nasdem mengalahkan kursi Golkar di parlemen Sulsel.
Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Adi Suryadi Culla, mengatakan bahwa perpindahan figur sentral dalam partai politik menunjukkan kuatnya faktor kepemimpinan dalam memanajemen dan menjaga soliditas internal partai.
“Dalam konteks ini, kepindahan tokoh akan menimbulkan dampak signifikan. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya peran kepemimpinan dalam mengelola partai,” katanya saat dihubungi, Tribun Timur, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, partai yang ditinggalkan akan menghadapi tantangan serius, terutama dalam mempertahankan posisinya sebagai partai dengan perolehan suara terbesar.
Selain itu, soliditas kader juga berpotensi terganggu karena proses transisi kepemimpinan kerap diikuti oleh perpindahan kader lainnya.
“Pertanyaannya kemudian, apakah partai yang ditinggalkan masih mampu bertahan dan menjaga dominasinya. Biasanya, perpindahan tokoh utama akan diikuti oleh kader-kader lain,” jelasnya.
Di sisi lain, Adi menilai jika benar RMS pindah, hal itu justru dapat menjadi modal besar bagi PSI untuk memperkuat daya saing politiknya.
Kehadiran figur berpengaruh dinilai mampu menghadirkan energi baru serta membentuk habitus politik yang berbeda di internal partai.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan terberat bagi PSI adalah membangun konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga ranting.
“Konsolidasi partai tidak mudah. Itu sangat ditentukan oleh simbol dan figur kepemimpinan. Pengaruh tokoh memang penting, tetapi harus diiringi dengan penguatan kelembagaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan PSI dalam memanfaatkan momentum kepindahan RMS sangat bergantung pada kemampuan partai membangun struktur yang solid serta kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh elemen organisasi secara berkelanjutan.
Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Andi Tobo Haeruddin, mengatakan hingga kini belum ada pernyataan resmi dari RMS terkait wacana pindah partai yang belakangan ramai diperbincangkan.
Keputusan politik, kata Andi Tobo, sepenuhnya merupakan hak pribadi yang bersangkutan dan tidak bisa diintervensi oleh pihak lain.
| Tanpa Bantuan Pemerintah, Atlet Renang Artistik Sulsel akan Berlaga di China |
|
|---|
| Truk Kontainer Parkir di Bahu Jalan, Warga Desak Penertiban Gudang Dalam Kota |
|
|---|
| Stadion Untia Dirancang Tampung 20 Ribu Penonton, Anggaran Rp350 Miliar |
|
|---|
| Sepeda Listrik AIMA Sukses Curi Perhatian Selama Event Makkunrai Tribun Timur |
|
|---|
| Pertarungan Sayap PSM Makassar Kontra Bali United, Sheriddin Boboev vs Thijmen Goppel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/RMS-PINDAH-Pengamat-Politik-Unhas-Adi-Suryadi-Culla.jpg)