Kronologi Warung Prasmanan Dapur Dipur Milik Dian Diteror Kepala Kambing Busuk
Terjadi di warung prasmanan Dapur Dipur di Jl Abdullah Daeng Sirua, Makassar, pada Jumat (2/1/2026) malam.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Edi Sumardi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Aksi teror tidak hanya terjadi di Jakarta.
Jika di Ibu Kota teror menyasar rumah pesohor DJ Donny dan Sherly Annavita, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, aksi serupa justru dialami seorang pengusaha warung makan.
Peristiwa tersebut terjadi di warung prasmanan Dapur Dipur di Jl Abdullah Daeng Sirua, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada Jumat (2/1/2026) malam.
Karyawan rumah makan berlantai dua itu sempat dibuat geger penemuan paket misterius berupa kardus bekas mi instan.
Kardus yang terlakban rapat tersebut mengeluarkan aroma busuk yang sangat menyengat.
Paket itu pertama kali ditemukan oleh seorang karyawan bernama Gita Naluri (31) di teras warung, tepatnya di sela-sela deretan pot bunga.
Gita menceritakan, saat itu ia hendak keluar untuk membeli makanan sekitar pukul 19.00 Wita.
Warung milik kakak iparnya tersebut sedang tutup karena libur malam pergantian tahun.
Awalnya, ia mengira paket itu milik karyawan lain.
Namun, setelah diperiksa, tidak ada identitas pengirim maupun penerima yang tertera pada kardus tersebut.
"Sekitar jam 7 malam, saya kira itu paket milik teman yang kerja di sini. Pas saya cek, ternyata tidak ada nama dan alamatnya," ujar Gita saat ditemui di lokasi, Sabtu (3/1/2026) malam.
Kecurigaan Gita menguat saat ia mencoba mengangkat kardus tersebut.
"Begitu saya angkat, tercium bau bangkai yang sangat menyengat. Akhirnya saya letakkan kembali," tambahnya mengatakan.
Merasa ada yang janggal, ibu dua anak ini memotret kardus tersebut dan membagikannya ke grup WhatsApp karyawan.
Karena tidak ada satu pun karyawan yang merasa memesan paket, pemilik warung menginstruksikan agar paket tersebut tidak dibuka hingga pihak berwenang datang.
Ketua RT setempat bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Karampuang, Aiptu Syahri, kemudian tiba di lokasi untuk memeriksa paket tersebut.
"Saat dibongkar menggunakan pisau, isinya kantong plastik merah. Awalnya dikira kepala anjing, tapi setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata kepala kambing hitam yang sudah sangat busuk," ungkap Gita mengatakan.
Kepala kambing tersebut ditemukan dalam kondisi utuh namun sudah berair karena proses pembusukan.
Merasa terusik, pemilik rumah makan, Dian Purnama Sari (40), melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Panakkukang pada Sabtu pagi.
Dian mengaku selama ini tidak merasa memiliki musuh, termasuk sejak warungnya berdiri dua bulan lalu.
"Alhamdulillah tidak ada (musuh). Tapi kita tidak tahu perasaan orang lain terhadap kita," ucap Dian.
Ia menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Nasrullah, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.
"Kami sudah menerima laporan dari korban dan saat ini sedang ditindaklanjuti," ujar Nasrullah saat ditemui di Jl. Boulevard.
Mantan Panit II Jatanras Polrestabes Makassar ini menambahkan bahwa timnya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.(*)
| PSM Makassar Tetap Gandeng Apparel Adidas Musim Depan? Direktur Komersial: Sabar, Tunggu Saja |
|
|---|
| UMI Top 5 Universitas Jurnal Terbanyak di Makassar |
|
|---|
| Mahasiswa di Makassar Terlibat Keributan di Kantor Leasing Usai Motornya Ditarik Paksa |
|
|---|
| Yamaha Uji Ketangguhan Gear Ultima Lewat Touring 2.100 Km di Sulawesi |
|
|---|
| Jasa Tata Rias Jamaah Bisa Untung Rp 10 Juta Tiap Musim Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/202512206-kasus-di-polisi.jpg)