Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkot Makassar Aspal 105 Ruas Jalan dan Bangun 116 Drainase Sepanjang Tahun 2025

Selain itu, sebanyak 67 ruas jalan aspal ditangani melalui program pemeliharaan oleh satuan tugas (satgas).

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Munawwarah Ahmad
Dokumen Pribadi/Zuhaelsi Zubir
ZUHAELSI ZUBIR - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Zuhaelsi Zubir di ruang kerjanyan, Kantor Gabungan Dinas Jl Urip Sumoharjo. Pemkot Makassar Aspal 105 Ruas Jalan dan Bangun 116 Drainase Sepanjang Tahun 2025 

Ringkasan Berita:
  • 67 ruas jalan aspal ditangani melalui program pemeliharaan oleh satuan tugas (satgas)
  • Sepanjang 2025 Pemkot Makssar mengaspal 105 ruas jalan melalui belanja modal
  • 137 laporan terkait pengerukan drainase dan 155 laporan lainnya mengenai perbaikan jalan aspal dan paving

 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mencatat capaian pembangunan infrastruktur dasar sepanjang tahun 2025. 

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemkot Makassar menyelesaikan perbaikan ratusan ruas jalan serta pembangunan dan rehabilitasi drainase di berbagai wilayah kota.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan sepanjang 2025 pihaknya mengaspal 105 ruas jalan melalui belanja modal. 

Selain itu, sebanyak 67 ruas jalan aspal ditangani melalui program pemeliharaan oleh satuan tugas (satgas).

“Pada sektor jalan, kami menyelesaikan pengaspalan 105 ruas melalui belanja modal dan 67 ruas melalui pemeliharaan satgas,” ujar Zuhaelsi, Jumat (2/1/2026).

Selain pengaspalan, peningkatan kualitas jalan lingkungan juga dilakukan melalui pemasangan paving block.

Tercatat 135 ruas jalan dipaving melalui belanja modal, sementara 126 ruas lainnya melalui program pemeliharaan satgas.

Sementara pada sektor drainase, Dinas PU membangun drainase baru di 32 ruas dan merehabilitasi drainase di 84 ruas lainnya. 

Penanganan tersebut difokuskan pada kawasan rawan genangan dan banjir, terutama di wilayah padat penduduk dan jalur dengan lalu lintas tinggi.

“Pembangunan dan rehabilitasi drainase kami lakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi lapangan dan tingkat kerawanan genangan,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik utama, Dinas PU juga melakukan penanganan teknis berupa pembuatan tali-tali air atau saluran pembuang dari badan jalan ke drainase utama. 

Pekerjaan ini dilakukan di sejumlah ruas, antara lain Jl Jenderal Ahmad Yani, Jl Jenderal Sudirman, Jl Metro Tanjung Bunga, Jl Andi Djemma, Jl Riburane, dan Jl Monginsidi.

Penanganan genangan juga dilakukan melalui pembenahan drainase di beberapa titik krusial.

Seperti Jl Andi Tonro, Jl Poros Sudiang (Asrama Haji), kawasan belakang BTN Tirasa dan Kompleks Green Residence Sudiang, serta saluran hilir yang mengarah ke Sungai Balang Tonjong untuk mengurangi genangan di Jalan Poros Paccerakkang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved