Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kaleidoskop 2025

Petani - Nelayan Anggap Narkoba Jamu, Sulsel Peringkat 5 Nasional Kasus Terbanyak

BNN mencatat, sepanjang 2025 ini, terdapat 2.585 kasus peredaran narkoba terungkap dengan total tersangka 3.641 orang, di Sulsel.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
NARKOBA SULSEL - Suasana rilis akhir tahun kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel di kantornya Jl Manunggal 22, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulsel, Selasa (30/12/2024). Data BNN menunjukan peredaran narkoba di Sulsel sepanjang 2025 sebanyak 2.585 kasus dengan total tersangka  3.641 orang. 

Ringkasan Berita:
  • Data BNN menunjukan peredaran narkoba di Sulsel sepanjang 2025 sebanyak 2.585 kasus dengan total tersangka  3.641 orang.
  • Dari 29 pelabuhan di Sulsel, sembilan diantaranya pelabuhan tradisional yang berpotensi dijadikan jalur tikus para kartel narkoba.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peredaran narkoba (narkotika, psikotropika dan bahan adiktif berbahaya) di Sulawesi Selatan kian mengkhawatirkan.

Terbukti dengan kian maraknya kasus peredaran narkoba di provinsi berpenduduk 9,4 juta jiwa.

BNN mencatat, sepanjang 2025 ini, terdapat 2.585 kasus peredaran narkoba terungkap dengan total tersangka 3.641 orang, di Sulsel.

Angka itu menempatkan Sulawesi Selatan, sebagai provinsi kelima nasional terbanyak kasus narkoba.

Disusul, Jawa Barat pada posisi keempat sebanyak 3.144 kasus dan tersangka 3.996 orang.

Ketiga, Sumatera Utara sebanyak 5.540 kasus dan tersangka 6987 orang.

Kedua, Jawa Timur dengan jumlah 5.593 kasus dan tersangka 7.026 orang.

Dan posisi pertama, menempatkan DKI Jakarta dengan jumlah kasus 6.941 dan tersangka 9.392 orang.

Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel, Kombes Pol Ardiansyah mengaku prihatin atas kondisi itu.

Meski secara angka, jumlah pengungkapan kasus  terbilang meningkat.

Namun baginya, angka kasus itu adalah bukti kuat banyaknya peredaran narkoba di Sulsel.

"Itu bukan prestasi," ujar Ardiansyah saat rilis akhir tahun di kantor BNNP Sulsel, Jl Manunggal 22, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Selasa (30/12/2025)

"Tapi memang itu fakta. Yang kami sebutkan itu fakta, kami tidak menutup-nutupi," sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskan Ardiansyah, maraknya kasus peredaran narkoba di Sulsel tidak terlepas dari banyaknya permintaan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved