Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makassar Urban Heritage City Rally, Susuri Cagar Budaya Makassar

Disbud Makassar bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Makassar menggelar Makassar Urban Heritage City Rally 2025.

|
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN TIMUR/Kaswadi Anwar
Promosi Budaya - (Dari kiri ke kanan) Pengurus IMI Sulsel Hendry M, Kepala Bidang Kekayaan Warisan dan Promosi Budaya Disbud Kota Makassar Lutfi, Pelaksana Makassar Urban Heritage City Rally 2025 Irsal Ohorella, Ketua IMI Makassar Candra Samad  saat konferensi pers di Museum Kota Makassar, Jumat (5/12/2025). Makassar Urban Heritage City Rally 2025 jadi ajang promosi budaya Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) punya cara baru promosi budaya.

Disbud Makassar bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Makassar menggelar Makassar Urban Heritage City Rally 2025.

Kegiatan yang akan digelar Sabtu (13/12/2025) itu memadukan unsur kompetisi dan menelusuri titik cagar budaya di Kota Makassar. Termasuk, warisan tak benda.

Start-finish di Museum Kota Makassar, Jl Balai Kota, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.  

Pendaftaran dibuka 22 November-12 Desember 2025. Targetnya 100 peserta.

“Kita batasi 100 peserta,” kata Pelaksana Makassar Urban Heritage City Rally 2025 Irsal Ohorella saat konferensi pers di Museum Kota Makassar, Jumat (5/12/2025).

Ia melanjutkan, ada tujuh kategori diperlombakan, yakni sidit, pemula, family, wanita, mobil listrik, tim atau komunitas dan budaya.

Hadiah diperebutkan secara keseluruhan Rp 50 juta.

Ada pula hadiah tambahan video content, foto kostum terbaik. Peserta itu ini diwajibkan menggunakan identitas budaya, misalnya songkok patonro,

“Identitas budayanya dipakai saat start dan finish. Begitu pun kalau buat content nantinya,” ucapnya.

Kepala Bidang Kekayaan Warisan dan Promosi Budaya Disbud Kota Makassar Lutfi menyampaikan, Makassar Urban Heritage City Rally merupakan salah satu program promosi seni budaya dan sejarah Kota Makassar.

Makanya rally ini berbeda dengan rally pada umumnya.

Peserta diajak menelusuri situs dan cagar budaya di Kota Anging Mamiri.

Rute dipilih melewati jalan protokol serta titik-titik penting sejarah.

Peserta akan dipandu petunjuk soal (q-sheet) yang menambah unsur eksplorasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved