Dinas Kearsipan Kembalikan Makassar Tempo Doeloe di Mal Nipah
Event ini berlangsung selama tiga hari, 27-29 November 2025. Lokasi pameran tepat di depan Azka Store, lantai 2 Mal Nipah.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Makassar Tempo Doeloe ada di Mal Nipah Makassar.
Dinas Kearsipan Kota Makassar menghadirkan visual Makassar jaman lampau lewat event bertajuk Makassar Tempo Doeloe dari Arsip menjadi Cerita.
Event ini berlangsung selama tiga hari, 27-29 November 2025. Lokasi pameran tepat di depan Azka Store, lantai 2 Mal Nipah.
Pameran ini terdiri dari empat zona dengan keunikan dan keunggulannya.
Zona pertama, menggambarkan suasana era kolonial dan para kemerdekaan.
Foto-foto hitam-putih yang memperlihatkan rapat-rapat pemuda, penyebaran berita pro kemerdekaan, hingga hingga perjanjian Bingaya yang menambah kedalaman pengalaman sejarah bagi pengunjung.
Kemudian pada zona dua memperlihatkan gambar saat Makassar era RIS dan Kemerdekaan.
Zona 3 tentang perdagangan rempah-rempah dan aktivitas pelabuhan internasional.
Zona empat memperlihatkan visual Makassar masa pembangunan.
Terakhir, program kerja Mulia atau Makassar dalam era modernitas.
Pembukaan pameran ini dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, legislator Makassar A Pahlevi dan Tri Sulkarnain Ahmad.
Hadir juga beberapa jajaran organisasi perangkat daerah Pemkot Makassar.
Pembukaan acara diawali dengan Tari Pakarena, tarian klasik yang penuh kelembutan dan menjadi simbol kehormatan perempuan Sulawesi Selatan.
Suasana sakral dan anggun tersebut menandai dimulainya rangkaian pameran yang bertujuan mendekatkan arsip kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pameran ini sebagai upaya melestarikan memori kolektif kota.
Menurutnya, arsip bukan hanya kumpulan dokumen, tetapi juga cerita perjalanan Makassar yang patut dijaga dan diwariskan.
“Arsip adalah saksi sejarah. Melalui pameran ini, kita belajar mengenali kembali jejak kota, memahami proses pembangunan, dan memetik pelajaran untuk masa depan,” ujarnya.
Dalam laporannya, Fahyuddin menegaskan bahwa Makassar Tempo Doeloe menjadi ruang untuk melihat bagaimana arsip mampu bercerita tentang dinamika kota dari masa ke masa.
Ia juga menyampaikan bahwa pameran ini diharapkan menjadi langkah awal menuju hadirnya “Wahana Arsip”, termasuk wacana pengembangan Wahana Arsip Maritim yang mencerminkan identitas Makassar sebagai kota pelabuhan.
Lebih jauh, Fahyuddin menambahkan bahwa Dinas Kearsipan menargetkan pada tahun 2026 akan dilakukan percepatan digitalisasi arsip.
Langkah ini sejalan dengan arahan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, agar pengelolaan arsip semakin modern, transparan, dan mudah diakses oleh semua pihak yang membutuhkan.
Pameran kearsipan ini menampilkan beragam arsip statis yang memudahkan publik memahami perjalanan panjang pemerintahan dan masyarakat.
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi media pelestarian khazanah kearsipan yang menjadi memori kolektif warga Makassar.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan prosesi menabur pasir ke papan kaca oleh Aliyah Mustika Ilham sebagai simbol pembukaan resmi pameran.
Di akhir acara, Pemerintah Kota Makassar juga menyerahkan paket sembako kepada kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian sosial.
Dengan terselenggaranya pameran ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya arsip sebagai sumber informasi, penelitian, dan pembentuk identitas kota.
Arsip bukan hanya untuk disimpan, tetapi juga didayagunakan, dijaga, dan diwariskan bagi generasi selanjutnya. (*)
| Melinda Aksa Dorong Pemanfaatan Sampah Organik untuk Perkuat Urban Farming Makassar |
|
|---|
| Hobi Menanam hingga Memimpin RW, Betty Kasih P Djalle Buktikan Perempuan Bisa Segalanya! |
|
|---|
| Kerja Nyata RT RW Makassar! RW 004 Karunrung Ubah Sisa Makanan Jadi Gas dan Pupuk |
|
|---|
| Mentan Amran Sulaiman Tantang UNM Jadi Motor Inovasi Swasembada Pangan |
|
|---|
| Setiap Sampah Bernilai! Camat Panakkukang Minta Warga Pilah Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Dinas-Kearsipan-Kota-Makassar-menghadirkan-visual.jpg)