Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

INTI Sulsel Lantik Delapan Pengurus Cabang Baru, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran sosial masyarakat Tionghoa di daerah.

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
PELANTIKAN PENGURUS - Pelantikan delapan Pengurus Cabang INTI se-Sulsel di Ballroom Makassar Golden Hotel (MGH) jl. Pasar Ikan Makassar, Sulsel, Rabu (26/11/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran sosial masyarakat Tionghoa di daerah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Malam pelantikan delapan Pengurus Cabang INTI se-Sulsel di Ballroom Makassar Golden Hotel (MGH) jl. Pasar Ikan Makassar, Sulsel, Rabu (26/11/2025) menjadi momentum penting bagi penguatan peran sosial masyarakat Tionghoa di daerah.

Ketua Pengurus Daerah INTI Sulsel, Peter Gozal, melantik kepengurusan baru dari Kota Makassar yang dipimpin Gunawan, Kabupaten Maros yang dinakhodai Gianto, Kabupaten Takalar yang diketuai Hengky, Kabupaten Bone yang dipimpin Tony Abadi, Kabupaten Sinjai yang diketuai Juliana R, Kabupaten Barru yang dipimpin Hendrik S, Kabupaten Wajo yang dipimpin Ferdy T, serta Kabupaten Toraja yang dinakhodai Likke.

INTI atau Perhimpunan Indonesia Tionghoa merupakan organisasi sosial nirlaba dan inklusif yang terbuka bagi seluruh WNI serta berperan dalam penguatan nilai kebangsaan dan kemajemukan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekjen PP INTI Candra Jap, Ketua Generasi Muda INTI Erfan Sutono, Sekretaris INTI Sulsel Albert Yap, dan jajaran pengurus lainnya.

Peter Gozal dalam sambutannya menyampaikan tiga pesan penting kepada pengurus yang baru dilantik agar menjalankan peran organisasi secara lebih strategis.

Ia meminta para pemimpin INTI menjadi sosok yang melayani dengan integritas, kerendahan hati, dan kerja nyata untuk masyarakat.

“Kedua, perkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen sosial,” kata Peter.

INTI, katanya, harus hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan di Sulsel.

Peter juga menekankan pentingnya menjadikan INTI sebagai rumah yang inklusif dan harmonis bagi keberagaman budaya Tionghoa dan budaya lokal.

Ia berharap INTI bukan hanya menjadi organisasi komunitas, melainkan kekuatan sosial yang berkontribusi nyata bagi masa depan Indonesia.

“Saya minta para pengurus INTI menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi UMKM, dukungan pendidikan, hingga pelestarian budaya,” kata Owner Hotel MGH ini.

Peter yakin kepengurusan baru akan membawa semangat kolaborasi yang lebih kuat untuk mengabdi dan membangun kesejahteraan masyarakat Sulsel.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved