Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dipanggil Khusus Wali Kota Makassar, Sahruddin Said Bakal Jadi Pejabat PD Parkir

Ia baru saja mengikuti tahapan wawancara oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) BUMD, dalam hal ini Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Siti Aminah
PARKIR MAKASSAR - Eks legislator DPRD Makassar Sahruddin Said (baju hitam) nampak hadir di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Jumat (26/9/2025). Ia datang memenuhi panggilan wawancara Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebagai calon Direksi PD Parkir.    

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sahruddin Sa'id hampir pasti mengisi salah satu kursi direksi Perumda Parkir Makassar Raya. 

Sahruddin Said adalah legislator DPRD Makassar periode 2014-2019 asal PAN. 

Ia baru saja mengikuti tahapan wawancara oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) BUMD, dalam hal ini Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. 

Ajid-sapaannya tak sendiri, ia dijadwalkan menjalani wawancara bersama calon direksi PDAM, Gunawan. 

Keduanya datang di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani sekira pukul 16.00 wita, Jumat (26/9/2025). 

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat DPRD Makassar, Muhammad Amri menyampaikan, pansel memutuskan untuk mengajukan dua nama baru pada proses akhir seleksi ini. 

Masing-masing untuk calon direksi PDAM dan Perumda Parkir Makassar Raya. 

Baca juga: DPRD Makassar Dorong Penarikan Pajak dan Retribusi Parkir Terpusat di PD Parkir

Nama kedua orang ini diajukan berdasarkan skor hasil seleksi uji kelayakan dan kepatuhan (UKK) yang telah diikuti sebelumnya. 

"Hasil UKK kemarin dua orang ini betul-betul berada paling dibawah dari empat orang yang sudah dipanggil sebelumnya, jadi kalau kita bicara peringkat ya seperti itu," ucap Muhammad Amri. 

Keputusan akhir kata Amri tetap di tangan KPM dalam hal ini Munafri Arifuddin. 

Ia belum bisa memastikan apakah kedua calon ini akan menggeser kandidat sebelumnya yang telah diumumkan.

Diketahui, untuk Direksi PDAM ada empat kandidat yang telah diumumkan lolos UKK. 

Antara lain Afdalyana Rachman, Andi Januar Jaury Dharwis, Hamzah Ahmad, dan Salahuddin Kasim. 

Sementara empat nama yang lolos di Direksi Parkir ialah Adi Rasyid Ali, Andi Ryan And riyanto, Christopher Aviary, dan Syafri Hafid.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nama-nama calon pengisi direksi PDAM dan Parkir sempat diprotes. 

Diduga ada hubungan kekeluargaan antara Adi Rasyid Ali, Christopher Aviary dan Andi Januar Jaury Darwis. 

Sementara Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD, tidak boleh ada hubungan kekeluargaan sampai derajat ketiga.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin tak menampik hal tersebut. 

Karenanya, dua kandidat baru yang dipanggil menjalani wawancara adalah respon Pemkot atas masukan dan aduan masyarakat. 

"Alasan menambah dua calon direksi karena menurut dari pansel ada yang punya hubungan darah dan kekerabatan," kata Munafri

Lanjut Munafri, wawancara ini dilakukan untuk melihat background apa yang dilakukan kedepan.

Ini bagian untuk mencari dan menggali informasi lebih detail terkait calon direksi perusda tersebut. 

"Jangan sampai ada aturan-aturan yang tertabrak atau ada persoalan yang menyangkut kepailitan. Kita memastikan ini semua clear," tegas Munafri

Pansel selanjutnya akan merampungkan seluruh administrasi calon pejat direksi dan dewas. 

Jika tuntas, Munafri akan mengeluarkan Surat Keterangan (SK) pengangkatan direksi dan dewas di lima Perusda milik Pemkot. (*)

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved