Setelah 4 Tahun Vakum, 17 Mobil Ikut HST-Riota Fun Rally 2025 Start Makassar dan Finish Tanjung Bira
Para peserta akan menempuh jalur Makassar – Jeneponto – Bantaeng – Bulukumba, sebelum kembali lagi ke Makassar sebagai titik finis.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM - Setelah empat tahun vakum pasca pandemi COVID-19, ajang otomotif bertajuk HST-Riota Fun Rally 2025 kembali hadir.
Event ini berlangsung pada 30–31 Agustus 2025 dengan rute dari Kota Makassar menuju objek wisata Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba.
Para peserta akan menempuh jalur Makassar – Jeneponto – Bantaeng – Bulukumba, sebelum kembali lagi ke Makassar sebagai titik finis.
Menurut data panitia, sebanyak 58 mobil mendaftar, namun hanya 17 kendaraan yang akhirnya ikut start.
Sejumlah sponsor otomotif dan perusahaan turut mendukung kegiatan ini, di antaranya Bosowa Berlian Motor, Pertamina Fastron, serta beberapa mitra lainnya.
Ketua Panitia, M. Fahmy Mochtar, menyebut para peserta merupakan pereli berpengalaman.
“Yang ikut adalah pe-rally terbaik. Kami ingin event ini tidak hanya seru, tapi juga aman sampai semua peserta kembali ke rumah,” ujarnya.
Selain hiburan otomotif, kegiatan ini juga diharapkan mempererat silaturahmi komunitas dan sekaligus mempromosikan destinasi wisata Sulawesi Selatan.
Hal senada disampaikan Ketua HIPMI Sportaiment, Amirullah Nur Saenong.
Menurutnya, ajang ini bukan sekadar menghidupkan kembali olahraga otomotif time rally di Sulsel, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata.
“Melalui event ini, HIPMI ingin memperkenalkan potensi wisata Sulsel lebih luas lagi,” kata mantan anggota DPRD Maros itu.
Fun Riota Rally 2025 merupakan ajang gelaran HIPMI Sportaiment bekerja sama PT Riota Jaya Lestari.
Event ini akan melintasi rute Makassar–Bantaeng–Bulukumba–Jeneponto, sebelum kembali finis diMakassar -31 Agustus 2025.
Terakhir kegiatan serupa digelar 2015 lalu dan Kejurnas 2023, setelah itu tidak lagi.
Minimnya minat dan partisipasi menjadi tantangan tersendiri yang coba dijawab lewat penyelenggaraan tahun ini.
Enam Polisi Makassar Ditetapkan Tersangka Kasus Pemerasan dan Penganiayaan di Takalar |
![]() |
---|
Cerita Andi Ina Kartika Sosok Abay Korban Pembakaran Kantor DPRD Makassar |
![]() |
---|
Tujuh Isi Maklumat Rektor Unhas Pasca Kantor DPRD Makassar dan Sulsel Dibakar |
![]() |
---|
Sejarah Kelam Kantor DPRD, M Roem Minta Pimpinan Turun ke Masyarakat dan Masuk Diskusi di Kampus |
![]() |
---|
Syaiful Akbar Kasi Kesra Meninggal di DPRD Makassar Dimakamkan di Palopo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.