Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Stadion Sudiang Belum Rampung, Pemprov Sulsel Sudah Pasang Tarif Rp37,5 Juta per Event

Salah satu paling menyita perhatian ialah tarif penggunaan Stadion Sudiang Makassar Rp37,5 juta per event.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
STADION SUDIANG - Kepala UPT SPKK Dispora Sulsel, Amriana, saat memaparkan target PAD sektor olahraga dalam rapat Pansus DPRD Sulsel di Jl AP Pettarani Makassar, Senin (25/5/2026). Stadion Sudiang dipatok tarif fantastis meski masih dibayangi sengketa lahan dan minim fasilitas. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan sejumlah tarif retribusi fasilitas olahraga daerah, termasuk penggunaan Stadion Sudiang Makassar sebesar Rp37,5 juta per event. 
  • Kepala UPT SPKK Dispora Sulsel, Amriana menyampaikan tarif tersebut dalam rapat Pansus DPRD Sulsel yang dipimpin Salman Alfariz Karsa Sukardi, Senin (25/5/2026).
  • Penetapan tarif Stadion Sudiang menjadi sorotan karena stadion milik Pemprov Sulsel itu masih dalam tahap pembangunan dan belum beroperasi penuh.

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mematok tarif retribusi sejumlah fasilitas olahraga milik daerah. 

Salah satu paling menyita perhatian ialah tarif penggunaan Stadion Sudiang Makassar Rp37,5 juta per event.

Besaran tarif itu dipaparkan Kepala UPT Sarana Prasarana Keolahragaan dan Kepemudaan (SPKK) Dispora Sulsel, Amriana,  saat rapat Panitia Khusus (Pansus) di Kantor DPRD Sulsel Jl AP Pettarani Makassar, Senin (25/5/2026).

Rapat dipimpin anggota DPRD Sulsel Salman Alfariz Karsa Sukardi.

“Untuk penambahan objek retribusi Stadion Sudiang itu Rp37.500.000 per event,” kata Amriana.

Penetapan tarif itu menjadi perhatian lantaran Stadion Sudiang hingga kini masih dalam proses pembangunan dan belum sepenuhnya beroperasi maksimal.

Baca juga: Stadion Sudiang Makassar Masuk Tahap Fondasi, Kualitas dan Waktu Harus Dijaga Ketat

Stadion Sudiang merupakan stadion milik Pemprov Sulsel yang berada di kawasan Kompleks GOR Sudiang, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar

Stadion dikelola oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel dan diproyeksikan menjadi salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, proyek pembangunan stadion tersebut juga masih dibayangi persoalan kepastian hukum lahan. 

Meski aktivitas persiapan konstruksi mulai terlihat dengan masuknya sejumlah alat berat milik PT Waskita Karya selaku pemenang tender proyek senilai Rp674 miliar.

Kendati demikian, status lahan kawasan stadion disebut masih menghadapi tantangan.

Lahan seluas 74,32 hektare yang tercatat sebagai aset Pemprov Sulsel itu diketahui masih menghadapi sejumlah gugatan dari pihak yang mengklaim memiliki hak atas sebagian area tersebut. 

Kondisi ini membuat persoalan legalitas lahan kembali menjadi perhatian menjelang dimulainya pembangunan fisik stadion secara penuh.

Selain Stadion Sudiang, Dispora Sulsel juga memaparkan sejumlah objek retribusi baru lainnya.

Untuk Stadion Mini Sepak Bola Rumput, tarif yang diusulkan sebesar Rp400 ribu per latihan selama dua jam.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved