Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kapal Tenggelam

Cuaca Ekstrem di Teluk Bone Sebabkan 8 Kapal Nelayan Asal Luwu Tenggelam

Salah satu kapal yang dilaporkan tenggelam yakni kapal bagan bernama Ilham milik Marhama, warga Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
KAPAL TENGGELAM - Kasat Polairud Polres Luwu, Iptu Alfian Mahajir bersama Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Luwu, Karyadi sedang memantau gelombang laut di Pelabuhan Ulo-ulo, Kecamatan Belopa, sebelum proses pencarian hilang, Jumat (8/5/2026). Setelah terombang-ambil di laut, nelayan ditemukan selamat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi dan arus laut kuat di perairan Teluk Bone, Sulawesi Selatan, menyebabkan sejumlah kapal nelayan hanyut hingga tenggelam sejak Rabu (6/5/2026).

Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Luwu mencatat sedikitnya delapan kapal terdampak cuaca buruk yang masih melanda wilayah perairan Luwu dan Teluk Bone.

Kasat Polairud Polres Luwu, Iptu Alfian Mahajir, mengatakan kondisi cuaca di laut hingga kini masih berbahaya.

Sehingga proses pencarian dan evakuasi belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Gelombang dan arus di perairan Teluk Bone masih sangat ekstrem. Untuk sementara pencarian dan evakuasi belum bisa dilakukan karena mempertimbangkan keselamatan personel dan nelayan,” ujar Alfian kepada Tribun-Timur.com, Jumat (8/5/2026).

Salah satu kapal yang dilaporkan tenggelam yakni kapal bagan bernama Ilham milik Marhama, warga Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu.

Kapal tersebut tenggelam pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

“Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta,” ungkap Alfian.

Selain kapal Ilham, sejumlah kapal lainnya juga dilaporkan hanyut dan belum diketahui keberadaannya.

Baca juga: Nelayan Luwu Ditemukan Selamat Setelah Terjatuh dari Kapal saat Cuaca Buruk

Kapal TTB atau Baggo yang dikapteni Ambo Asse asal Kota Palopo dilaporkan hanyut pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

Kemudian kapal Yusuf milik Agus asal Palopo juga dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Bone.

“Kapal lain bernama Yusuf milik Agus asal Palopo juga dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Bone,” akunya.

Di tengah cuaca buruk tersebut, kapal milik nelayan bernama Lajali asal Ponrang juga mengalami insiden di laut saat membawa tiga anak buah kapal (ABK).

Beruntung tiga ABK berhasil selamat.

Sementara itu, empat kapal lainnya dilaporkan masih mengapung di laut.

Masing-masing kapal Ekor Kuning milik H Hafid asal Ulo-ulo, kapal PTN milik Tahang asal Palopo, kapal PAS JAYA milik Caca asal Palopo, serta kapal HTR milik H Ansar asal Palopo.

Polairud Polres Luwu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu kini terus melakukan pemantauan terhadap kapal-kapal nelayan yang masih berada di perairan.

Petugas juga telah melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap kapal bagan serta kapal nelayan yang masih berlayar di kawasan Teluk Bone.

Alfian mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut demi keselamatan.

“Kami mengimbau seluruh nelayan agar tidak memaksakan diri melaut demi keselamatan. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tutup Alfian.

Setelah sempat terjatuh ke laut, beruntung Aldi warga asal Ponrang ditemukan selamat pada Jumat (8/5/2026) sore.

Aldi dilaporkan terjatuh ke laut saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut, Jumat (8/5/2026) dini hari.

Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan.

Tim SAR gabungan menemukan Aldi setelah beberapa jam dilakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

Koordinator Pos Unit Siaga Palopo, Rifman, menyebut pelaku ditemukan setelah sekitar 3 jam terombang-ambing di laut.

Ia ditemukan sekitar 11 kilometer dari dugaan titik jatuh awal.

"Pada pukul 14.00 Wita siang, korban atas nama Aldi ditemukan dalam keadaan selamat. Korban berhasil diselamatkan di perairan Bassiang, 7 mil dari titik duga jatuhnya dari bagang," bebernya.

Kata Rifman, korban dievakuasi ke Klinik Pratama Medika Ponrang untuk mendapat perawatan.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved