Permintaan Tinggi, Harga Sapi Kurban di Luwu Tembus Rp50 Juta per Ekor
Para peternak dan pedagang mengaku permintaan sapi kurban tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Penjualan sapi kurban di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.
Kondisi ini terlihat di sejumlah titik penjualan, salah satunya di Desa Tiromanda, Senin (4/5/2026) pagi.
Para peternak dan pedagang mengaku permintaan sapi kurban tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain jumlah permintaan yang meningkat, harga sapi kurban juga ikut mengalami kenaikan.
Rata-rata harga sapi naik sekitar Rp2 juta per ekor.
Dari sebelumnya sekitar Rp10 juta menjadi Rp12 juta, tergantung ukuran dan bobot hewan.
Saat ini, harga sapi kurban di pasaran bervariasi, mulai dari Rp12 juta hingga mencapai Rp50 juta per ekor.
Seorang peternak sekaligus pedagang sapi kurban, Arif, mengatakan peningkatan pembeli sudah terasa sejak beberapa hari terakhir.
“Permintaan tahun ini memang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, apalagi mendekati Idul Adha,” ujarnya saat ditemui Tribun-Timur.com, Senin (4/5/2026) pagi.
Ia menyebut, penjualan sapi kurban tahun ini diperkirakan meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sapi yang dijual berasal dari berbagai daerah, seperti Kendari, Kabupaten Bone, serta peternakan lokal di Luwu.
Sementara itu, pembeli datang dari berbagai wilayah di Luwu Raya, termasuk Kecamatan Larompong, Kota Palopo, hingga Kabupaten Luwu Utara.
Untuk menjamin kualitas, seluruh sapi yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Luwu.
Ketersediaan pakan ternak juga dipastikan aman, didukung lokasi peternakan yang luas serta pasokan pakan segar setiap hari.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Alimus, mengatakan stok hewan kurban saat ini mencapai 2.789 ekor sapi, 243 ekor kambing, dan 15 ekor kerbau.
Itu artinya ada 3.047 ekor hewan kurban yang tersebar di beberapa peternak.
Sementara kebutuhan hewan kurban pada momen Iduladha tahun ini, Alimus mengaku sebanyak 2.667 ekor sapi, 207 ekor kambing, dan sekitar lima ekor kerbau.
"InsyaAllah terpenuhi," kata Alimus kepada Tribun-Timur.com, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita pagi.
Menurutnya, sebagian besar pasokan hewan kurban di Kabupaten Luwu masih bergantung dari luar daerah.
Sekitar 70 persen kebutuhan ternak didatangkan dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan.
"Untuk sapi, pasokan berasal dari Kabupaten Luwu Utara, Wajo, Bone, dan Sinjai," ujarnya.
"Sedangkan kambing didatangkan dari Kabupaten Jeneponto dan Bulukumba. Sementara kerbau masih mengandalkan peternak lokal di Kabupaten Luwu," tambah Alimus.
Ia menjelaskan, pemerintah juga akan pengawasan ketat untuk memastikan hewan kurban yang masuk ke Luwu dalam kondisi sehat dan layak jual.
Setiap ternak dari luar daerah wajib dilengkapi surat keterangan sehat dari wilayah asal.
Selain itu, tim petugas kesehatan hewan juga akan turun langsung melakukan pemeriksaan ke lokasi penjualan dan kandang peternak.
"Pemeriksaan biasanya dilakukan sekitar tiga minggu sebelum hari H Iduladha," ungkapnya.
Kata Alimus, pemeriksaan belum dilakukan saat ini karena sebagian besar sapi masih berada di padang penggembalaan.
Terkait harga, hewan kurban tahun ini diperkirakan bervariasi tergantung ukuran dan kualitas ternak.
Harga sapi berada di kisaran Rp13 juta hingga Rp20 juta per ekor.
Sementara kambing dijual sekitar Rp3 juta sampai Rp5 juta per ekor.
Sedangkan kerbau berkisar Rp20 juta hingga Rp35 juta per ekor.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| KKN UIN Alauddin Gelar Pekan Olahraga, Bangkitkan Sportivitas Warga Komba Selatan Luwu |
|
|---|
| Inilah 9 Kecamatan Rawan Longsor dan Kebakaran Menurut BPBD Luwu |
|
|---|
| Chaidir Syam Kurban 5 Sapi, Muetazim Mansyur 1 Ekor saat Iduladha, Disembelih di 3 Tempat |
|
|---|
| Bayar Dam Wajib Lewat Adahi, Jemaah Haji Diingatkan Jangan Beli Sendiri di Pasar |
|
|---|
| Warga Walenrang Sukarela Serahkan 10 Papporo, 32 Anak Panah, dan 4 Ketapel ke Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SAPI-KURBAN-Seorang-peternak-sekaligus-pedagang-sapi-kurban-Arif.jpg)