Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sudah 2 Bulan 1400 Warga Malangke Luwu Utara Terendam Banjir

Karung itu lalu diisi pasir halus dengan harapan kuat menahan laju air agar tak masuk ke dalam rumah.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/MUH SAUKI
BANJIR LUTRA - Seorang anak di Desa Malangke, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sedang bermain menggunakan jerigen berwarna biru di depan rumahnya, Sabtu (6/6/2026). Sudah hampir dua bulan lebih, banjir belum juga surut di desa tersebut.  

Akibatnya, anak-anak harus membatasi aktivitas di luar rumah. 

Mobilitas warga ikut kacau. Aktivitas ekonomi berjalan tersendat. 

Desa yang biasanya hidup dari hasil pertanian perlahan kehilangan sumber penghasilannya.

Sedikitnya 50 hektare lahan pertanian dan perkebunan terendam. 

Jagung, kakao, dan nilam yang menjadi andalan warga gagal panen setelah berpekan-pekan terendam air.

Batang-batang tanaman jagung warga menguning dan perlahan membusuk.

Padahal, usia tanam jagung sudah hampir menyentuh 100 hari panen.

"Semua gagal panen," ujar Linda.

Ia menambahkan, banjir yang merendam Malangke bermula dari jebolnya tanggul yang menahan luapan Sungai Masamba. 

Air kemudian masuk ke kawasan permukiman dan bertahan selama berminggu-minggu.

Anggota Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Zulkarnain, mengatakan tingginya curah hujan di wilayah hulu menjadi pemicu utama bencana yang diperkirakan sudah berlangsung pada 13 Mei 2026 lalu.

Hujan yang berlangsung dalam waktu lama menyebabkan debit sejumlah sungai meningkat drastis, antara lain Sungai Masamba, Benuang, Baliase, Kanjiro, dan Bungadidi. 

Arus banjir juga membawa material berupa potongan kayu yang diduga berasal dari kawasan pegunungan.

Dampaknya tidak hanya dirasakan warga Desa Malangke

Data BPBD Luwu Utara hingga 2 Juni 2026 mencatat sebanyak 3.557 kepala keluarga atau 12.307 jiwa terdampak banjir di berbagai wilayah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved