Terima Rp10 Miliar dari Gubernur Sulsel, Mahasiswa Desak Bupati Luwu Utara Aspal Jalan Seko
Anggota Ikatan Pelajar Mahasiswa Seko (IPMS) itu menyebut, fasilitas publik seperti jalan tak pernah dirasakan warga.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU UTARA - Bantuan keuangan senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kini berada di tangan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
Bagi Dirga, mahasiswa asal Seko, dana itu bukan hanya angka, melainkan harapan sekaligus pertaruhan atas penderitaan kampungnya yang telah lama terisolasi akibat jalan yang rusak parah.
Ia menuntut nurani pemerintah, bukan hanya berakhir janji birokrasi.
"Di sini, kita tidak hanya berbicara soal administrasi dan jabatan, tetapi juga soal nurani dan kemanusiaan," tegas Dirga saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Rabu (15/10/2025).
Anggota Ikatan Pelajar Mahasiswa Seko (IPMS) itu menyebut, fasilitas publik seperti jalan tak pernah dirasakan warga.
Dirga menggambarkan betapa rusaknya jalan di kampungnya, terutama di ruas Palandoang-Lambiri.
Jalan rusak ini menjadi panggung derita bagi masyarakat Seko.
Menurutnya, bantuan Rp10 miliar dari Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kepada Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, harus menjadi jawaban atas jeritan mereka.
"Terlalu banyak korban yang dimakan akibat kondisi jalan seperti ini. Ini sekaligus memperlihatkan kesan pendiaman dari pemerintah," jelasnya.
Dirga mempertanyakan berapa banyak lagi korban kecelakaan atau orang sakit yang harus ditandu puluhan kilometer hanya untuk mengakses layanan kesehatan, sebelum pemerintah benar-benar tergerak.
Menurut Dirga, ini adalah ujian kemanusiaan yang lebih tinggi dari sekadar tanggung jawab politik.
"Berapa banyak lagi korban untuk mengetuk pintu hati pemerintah agar peduli? Berapa banyak lagi derita orang sakit ditandu?" bebernya
Kawal Pembangunan
Bantuan Rp10 miliar tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (14/10/2025).
Andi Sudirman berharap dana tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung prioritas pembangunan terutama infrastruktur dan pelayanan dasar.
Pada pertemuan itu, dibahas pula kelanjutan usulan Inpres Jalan Daerah untuk Seko sepanjang 15 kilometer dengan nilai ratusan miliar.
Namun, bagi Dirga dana Rp10 miliar yang sudah di tangan adalah prioritas utama yang harus segera direalisasikan.
"Kami berharap dengan anggaran ini, pembangunan jalan di Kecamatan Seko segera dilakukan. Terutama jalan Palandoang-Lambiri dan beberapa jembatan penghubung yang sudah sangat reyot," jelasnya.
Mahasiswa Seko, kata Dirga, berkomitmen penuh untuk mengawal penggunaan dana tersebut hingga benar-benar terealisasi menjadi aspal yang layak dilintasi warganya.
"Kami, selaku pemuda Seko, berkomitmen mengawal hingga direalisasikannya pembangunan jalan tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur.
“Tentu kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, sinergi dengan Pemerintah Provinsi menjadi dorongan besar bagi percepatan pembangunan di Lutra, khususnya di daerah terpencil seperti Kecamatan Seko yang membutuhkan akses dan dukungan infrastruktur lebih baik,” ungkapnya kepada awak media.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| Makassar, Kota yang Kehilangan Rasa Aman |
|
|---|
| Diperiksa sebagai Tersangka Korupsi Bibit Nanas, Eks Pj Gubernur Sulsel: Saya Ditugaskan Presiden |
|
|---|
| Nabung Rp200 Ribu dari Panjat Lontar, Emmaria Kini Naik Haji |
|
|---|
| Bupati Sinjai Terlalu Lambat Lakukan Mutasi dan Rotasi Jabatan |
|
|---|
| Jumail Mappile ke Jamaah Lutra: Jaga Kesehatan, Tunjukkan Keramahtamahan Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bantuan-Rp10-miliar-tersebut-diserahkan-langsung-oleh-Gubernur-Sulsel2025.jpg)