PSI 'Panaskan' Politik Sulsel, Golkar Tarik Ulur Ketua DPD I Definitif
Sulsel yang dulunya disebut sebagai Lumbung Golkar ini perlahan menjadi rebutan bagi partai-partai baru.
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM - Dinamika politik di Sulawesi Selatan (Sulsel) awal 2026 mulai terasa 'panasnya'.
Sulsel yang dulunya disebut sebagai Lumbung Golkar ini perlahan menjadi rebutan bagi partai-partai baru.
Setelah Partai Nasdem memutus dominasi Golkar sebagai pemenang Pileg DPRD Sulsel pada Pemilu 2024, kini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi ancaman baru bagi partai pohon beringin.
Gelombang migrasi elit Nasdem Sulsel ke PSI menjadi alasannya.
Tokoh utamnya, Rusdi Masse.
Ketua Nasdem Sulsel 2016-2026 itu memilih mengundurkan diri dan secara resmi diperkenalkan sebagai kader PSI.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memperkenalkan Rusdi Masse di arena Rakernas partai belambang gajah itu di Hotel Claro, Makassar, Kamis (29/1/2026).
Tak hanya Rusdi Masse, bahkan sang anak Muammar Gandi Rusdi kini menjabat Ketua PSI Sulsel.
Kader Nasdem lainnya seperti Rezki Luthfi yang juga mantan calon wakil wali kota Makassar juga memastikan diri hijrah ke PSI.
Baca juga: Rusdi Masse Ungkap Alasan Tinggalkan Nasdem dan Gabung PSI
Bersama ayahnya, Luthfi Halide yang juga mantan Wakil Bupati Soppeng itu memilih gabung PSI karena alasan adanya sosok Rusdi Masse yang terlebih dahulu bergabung.
Rusdi Masse dengan lantang menegaskan akan membawa PSI menjadi pemenang di Sulsel bahkan di tingkat nasional.
Tentu pernyataan Rusdi Masse ini bukan isapan jempol belaka.
Capaiannya bersama Nasdem sudah menjadi bukti nyata.
Dan, bagi Golkar ini tentu alarm tanda bahaya.
Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, Muammar Ferirae Gandi Rusdi berambisi membawa PSI menang Pemilu 2029.
Menurutnya, partai berlambang gajah itu tidak dibangun untuk sekadar ikut meramaikan kontestasi politik.
Muammar bahkan percaya diri mampu menggeser dominasi Partai NasDem yang saat ini menguasai peta politik Sulsel.
NasDem Sulsel sendiri merupakan partai yang sebelumnya dipimpin ayahnya, Rusdi Masse Mappasessu (RMS).
NasDem mencatat kemenangan di Pemilu 2024 Sulsel di bawah komando Rusdi Masse.
Partai besutan Surya Paloh itu meraih 18 kursi dan sukses mengunci kursi Ketua DPRD Sulsel
Kerkomitmen tersebut disampaikan Muammar dalam orasi politik pertamanya usai dilantik langsung Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, di Hotel Claro Makassar, Rabu (28/1/2026) sore.
Muammar mengaku jabatan ketua bukanlah simbol kehormatan, melainkan tanggung jawab sejarah menuntut kerja nyata.
“Jabatan ini bukan kehormatan semata, tetapi beban sejarah. Sejarah hanya mencatat mereka yang bekerja,” tegas Muammar.
Ia menegaskan target PSI Sulsel ke depan sangat jelas, yakni menjadi pemenang, bukan hanya berpartisipasi dalam kontestasi elektoral.
“Target kita adalah menjadi pemenang di Sulsel. Bukan hanya sekadar peserta Pemilu,” ujarnya.
Kendati demikian, Muammar mengakui PSI Sulsel masih membutuhkan bimbingan dan arahan dari DPP.
“Kami masih belajar dan masih butuh bimbingan. Karena itu kami memohon arahan dan dukungan penuh dari Ketua Umum serta DPP PSI,” katanya.
Ia juga menegaskan dirinya ingin memimpin PSI Sulsel dengan kerja konkret.
Bukan sekadar retorika politik yang klise.
“Izin Ketum, saya tidak ingin berlama-lama berbasa-basi. Saya yakin Mas Ketum sudah sering mendengar kalimat-kalimat yang terlalu template,” ucapnya.
Muammar pun menyampaikan keyakinannya bahwa PSI Sulsel mampu menorehkan sejarah baru di bawah kepemimpinannya.
“Selama di bawah kepemimpinan saya, insyaallah PSI Sulsel akan saya bawa menuju kemenangan,” pungkas Muammar.
Kaesang Pangarep intruksikan PSI Sulsel menggeser dominasi Partai NasDem pada Pemilu 2029.
Pesan tegas itu disampaikan Kaesang di usai melantik DPW dan DPD PSI se-Sulsel.
Mula-mula, Kaesang menanyakan langsung target perolehan kursi DPR RI kepada Ketua DPW PSI Sulsel, Muammar Gandi Rusdi.
“Target berapa (kursi) ketua?” tanya Kaesang kepada Muammar.
Baca juga: Peta Parpol 25 Kepala Daerah Sulsel: Nasdem, Gerindra, Golkar Terbanyak, PSI Rebut 2 Wabup
Pertanyaan itu dijawab spontan Muammar bahwa ia menargetkan satu kursi tiap dapil di Sulsel.
“Siap, target satu tiap dapil,” jawab Muammar.
Namun Kaesang menegaskan, PSI Sulsel harus melebihi tiga kursi.
Ia meminta Muammar dan jajaran pengurus berani memasang target lebih tinggi.
“Masa cuma tiga kursi? Bisa lebih. Geser yang sebelah,” kata Kaesang.
Adapun pernyataan tersebut merujuk pada Partai NasDem yang menjadi pemenang Pemilu 2024 di Sulsel.
Kaesang menilai peta politik Sulawesi Selatan kini mulai berubah.
Hal itu tak lepas dari hengkangnya figur sentral NasDem Sulsel, Rusdi Masse Mappasessu, dari partai besutan Surya Paloh.
“Komandannya kan sudah bergeser soalnya,” ujar Kaesang, disambut sorak kader PSI.
Kaesang juga memuji komposisi kader PSI Sulsel yang diperkuat tokoh-tokoh, termasuk sejumlah wakil kepala daerah.
Ia memuji sosok Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah serta Wakil Bupati Pinrang Sudirman yang kini menjadi bagian dari kekuatan PSI di Sulsel.
“Di Sidrap kita punya wakil bupati, Bu Nurkanaah. Saya dulu juga ikut kampanye buat beliau. Terus ada juga Pak Sudirman di Pinrang,” ucap Kaesang.
Di hadapan seluruh pengurus PSI Sulsel, Kaesang menyampaikan satu permintaan khusus.
Ia ingin PSI tak sekadar menjadi pelengkap kontestasi, tetapi tampil sebagai pemenang.
“Khusus Sulsel, Mas Gandi, saya cuma satu permintaan. Di sini sudah lengkap pengurus PSI. Saya pengen PSI menjadi pemenang. Tidak ada alasannya, kita menangkan PSI di 2029,” tegasnya.
Golkar Sulsel Tak Kunjung Tunjuk Ketua Definitif
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said mengumumkan susunan lengkap struktur Plt Pengurus Partai Golkar Sulsel, Kamis (22/1/2026) sore.
Pengumuman berlangsung di Markas Golkar Sulsel, Jl Amanagappa, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar.
Total, sebanyak 162 pengurus Plt Golkar Sulsel telah resmi dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: Skep-147 IDPP/GOLKAR/1/2026.
SK itu resmi ditandatangani Ketua Umum (Ketum) DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Sekjen DPP, Muhammad Sarmuji, per 19 Januari 2026.
Dalam susunan baru ini, Rahman Pina ditunjuk sebagai Plt Sekretaris Golkar Sulsel.
Rahman Pina adalah Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel.
Ia juga menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Sulsel periode 2024-2029.
Sementara Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari mengisi posisi Plt Bendahara Golkar Sulsel.
Kemudian Kadir Halid menjadi Plt Ketua Harian Golkar Sulsel.
Baca juga: Makin Tak Terbendung, DPD II Ramai-ramai Temui Muhidin Bawa SK Dukungan Munafri Pimpin Golkar Sulsel
Muhidin menegaskan, pembentukan struktur Plt ini menjadi langkah awal konsolidasi partai jelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.
“Kita sudah umumkan susunan Plt Golkar Sulsel. Kelengkapan pengurus ini penting untuk persiapan Musda dan konsolidasi di daerah,” kata Muhidin.
Wakil Ketua Banggar DPR RI itu menambahkan, pihaknya juga akan melakukan kunjungan ke tiga daerah pemilihan (dapil) di Sulsel sebelum Musda 2026.
Musda Golkar Sulsel akan digelar secara tertib dan terstruktur, dengan fokus utama pada penguatan internal beringin.
Mengenai jadwal pelaksanaan, Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said, menyatakan masih menunggu instruksi Bahlil Lahadalia.
Namun, ia menegaskan rencananya akan melakukan kunjungan ke berbagai daerah.
Ia juga fokus melakukan Safari Ramadan 2026 ke 24 kabupaten dan kota di Sulsel.
Setelah itu, barulah Musda Golkar Sulsel dilaksanakan.
“(Soal Musda) nanti dulu, kita keliling kabupaten kota dulu. Yang penting, semua kader Golkar di Sulsel kita solidkan dulu,” tandasnya.
Mantan Sekretaris Golkar Sulsel Marzuki berharap agar Musda Golkar Sulsel tidak ditunda lagi.
Ia mengungkapkan, sejak Agustus 2025, ketika masih menjabat sebagai sekretaris, ia telah mengirimkan surat resmi kepada DPP Golkar Sulsel.
Namun, hingga masa kepengurusan Golkar Sulsel di bawah komando Taufan Pawe, surat tersebut belum mendapat respons.
“Kami ingin Musda Golkar segera digelar,” tegas Marzuki di hadapan Muhidin.(*)
| Aksa Mahmud Ajak Aktivis Mahasiswa Kuasai Hidroponik untuk Ketahanan Pangan dan Kolaborasi MBG |
|
|---|
| Appi Blusukan ke Pulau, Salurkan Bantuan hingga Cek Layanan KTP dan Sekolah |
|
|---|
| Kritik Ranperda Kebudayaan Sulsel, Abdi Mahesa: Jangan Jadikan Pelaku Budaya Hanya Objek Festival |
|
|---|
| Karier Moncer Ikbal Ismail, Berawal dari Penghulu Agama Kini Nakhodai Kemenhaj Sulsel |
|
|---|
| DPRD Sulsel Minta Kadisdik Cari Solusi, Bukan Dorong 326 Kepsek Mundur Berjamaah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260201-PSI-dan-Golkar.jpg)