Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kalaedoskop 2025

1.006 Orang Kecelakaan di Maros Sepanjang 2025, 69 Meninggal Dunia

Tercatat sebanyak 689 kasus kecelakaan, naik dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 671 kasus.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
ANGKA KECELAKAAN- Kapolres Maros, Douglas Mahendrajaya, dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Aula Promotor Polres Maros, Kamis (13/12/2025).Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Maros sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Maros sepanjang 2025 meningkat menjadi 689 kasus, naik dari 671 kasus pada 2024. 
  • Jumlah korban juga bertambah menjadi 1.006 orang, dengan 69 korban meninggal dunia. Kerugian materi akibat kecelakaan mencapai Rp1,1 miliar.
  • Selain korban jiwa, kerugian materi tercatat mencapai Rp1,1 miliar.

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Maros mengalami peningkatan sepanjang 2025.

Tercatat sebanyak 689 kasus kecelakaan, naik dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 671 kasus.

Data tersebut disampaikan Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Aula Promotor Polres Maros, Kamis (13/12/2025).

Pria kelahiran Jayapura mengatakan, total korban kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 mencapai 1.006 orang.

“Kalau tahun 2024 jumlah korbannya 951 orang,” katanya.

Tahun 2025 tercatat 69 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 934 orang luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Dua Bus Bintang Timur Kecelakaan Dua Hari Berturut-turut, Ada Korban Meninggal Dunia

Sementara pada tahun 2024, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 68 orang, korban luka berat 3 orang, dan luka ringan 880 orang.

“Terjadi peningkatan baik dari jumlah kasus maupun jumlah korban,” ujarnya.

Selain korban jiwa, kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas di Maros sepanjang 2025 juga terbilang besar.

Douglas menyebutkan, total kerugian materi yang ditimbulkan mencapai Rp1,1 miliar.

Kasat Lantas Polres Maros, AKP Muhammad Arafah, menjelaskan kecelakaan lalu lintas terjadi di sejumlah titik rawan.

“Kecelakaan banyak terjadi di wilayah Tompobulu, perbatasan Maros–Pangkep, serta di kawasan perempatan Maminasata,” ungkapnya.

Selain kecelakaan, kemacetan panjang juga kerap dikeluhkan masyarakat, terutama akibat kendaraan besar seperti truk yang mogok di badan jalan.

“Kendalanya biasanya truk mogok dengan ukuran besar. Untuk menariknya membutuhkan upaya ekstra karena tidak mudah,” tuturnya.

Ia memastikan, pihak kepolisian berupaya memindahkan kendaraan mogok ke lokasi yang lebih luas agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Arafah juga menyoroti kemacetan yang kerap terjadi di kawasan depan Grand Mall Maros.

“Solusi yang kami lakukan adalah membuka tutup putaran di depan Graha Cemerlang, sehingga tingkat kepadatan kendaraan bisa berkurang,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved