Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bencana Alam 2025

63 Kasus Bencana Alam di Luwu Sepanjang 2025, 3.907 Rumah Terdampak dan 7 Orang Meninggal

Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa menerangkan, setidaknya ada 32 bencana hidrometerelogi selama setahun.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
BANJIR LUWU - Banjir merendam Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/5/2025). Banjir terjadi setelah hujan berjam-jam melanda dimulai pukul 12.00 Wita siang. Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa menerangkan, setidaknya ada 32 bencana hidrometerelogi selama setahun. (TRIBUN-TIMUR.COM/Muh Sauki) 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mencatat sejumlah bencana sepanjang tahun 2025.

Bencana hidrometeorologi mendominasi.

Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa menerangkan, setidaknya ada 32 bencana hidrometerelogi selama setahun.

Diantaranya 12 kejadian tanah longsor dan 20 kejadian banjir.

Bencana tanah longsor, kata dia, pernah terjadi di Kecamatan Latimojong, Larompong, Bajo, Larompong Selatan, Bua, Bajo Barat, Bastem Utara dan Bastem.

"Sementata kejadian banjir terjadi di Kecamatan Walenrang Timur, Lamasi Timur, Bua, Suli, Bua Ponrang, Kamanre, Walenrang Utara, Larompong Selatan, Larompong, Suli Barat serta Ponrang," jelasnya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 12.40 Wita siang di Belopa.

Bencana lain seperti angin puting beliung juga pernah terjadi di sejumlah tempat.

BPBD mencatat, setidaknya ada 10 bencana puting beliung sepanjang tahun 2025.

"Tercatat di Kecamatan Larompong Selatan, Lamasi Timur, Bua, Bua Ponrang, Latimojong, Lamasi, Ponrang, dan Larompong," ungkapnya.

Kata Andi Baso, peristiwa bencana non alam juga masuk dalam radarnya.

Termasuk terbakarnya 21 rumah milik warga Luwu.

Itu terjadi di Kecamatan Suli Barat, Walenrang Utara, Bastem Utara, Larompong Selatan, Bajo, Bua, Walenrang, Belopa, Larompong, Ponrang Selatan, Lamasi Timur, Suli dan Walenrang Timur.

Ia menambahkan, BPBD Luwu juga mencatat 6 kejadian Serach And Rescue (SAR) atau operasi kondisi membahayakan manusia (KMM).

Operasi SAR itu Kecamatan Bua, Sul Barat, Larompong, Belopa, Kamanre hingga Lamasi Timur.

Jika ditotal, BPBD Luwu mencatat 63 kasus bencana dan 6 operasi KMM per Januari hingga Desember 2025.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved