Pembalap Lutra Tewas
'Banyak Orang Sayang-ki Awhin Sanjaya, Makanya Sepadat Ini Sambut Jenazah-ta'
Awhin Sanjaya menghembuskan nafas terakhir usai kecelakaan tragis di lintasan balap di Jambi.
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Edi Sumardi
Ringkasan Berita:Jenazah pembalap nasional asal Luwu Utara, Awhin Sanjaya, tiba di Kota Palopo, Sulsel pada Senin (15/12/2025) malam.Jenazah dibawa menggunakan ambulans dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, dengan pengawalan Patwal menuju Masamba, Kabupaten Luwu Utara.Sebelum diberangkatkan ke Luwu Utara, jenazah terlebih dahulu disinggahkan di kediaman istri almarhum di Jalan Cakalang, Kelurahan Ponjalae, Kota Palopo.
Laporan wartawan Tribun-Timur.com, Andi Bunayya Nandini
PALOPO, TRIBUN-TIMUR.COM - Senyap malam Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mendadak pecah oleh isak tangis yang tertahan.
Senin (15/12/2025) menjadi saksi kepulangan menyayat hati seorang putra daerah, pembalap nasional Awhin Sanjaya, yang menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami kecelakaan tragis di lintasan balap di Jambi.
Tepat pukul 23.00 Wita, laju ambulans pengangkut jenazah Awhin dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, yang dikawal Patwal, merayap perlahan memasuki Jalan Cakalang, Kelurahan Ponjalae, Palopo.
Di kediaman sang istri, Adinda Mutiara Ardasari, ratusan pasang mata telah menanti sejak petang.
Kerabat, sahabat, dan warga Palopo tumpah ruah, menciptakan lautan manusia yang seolah tak ingin melewatkan momen terakhir bersama pembalap dari PPJ74 Racing Team Sulawesi Selatan ini.
Saat lampu strobo ambulans itu menyinari jalan sempit, tangis yang sedari tadi ditahan akhirnya meledak.
Isak pilu keluarga dan sahabat langsung menyambut kedatangan peti jenazah.
Suasana duka terasa begitu pekat, namun di antara linangan air mata, sejumlah warga bahkan menyalakan petasan—sebuah ekspresi unik penghormatan terakhir guna mencerminkan betapa besarnya cinta mereka.
“Banyak orang sayang-ki Awhin, makanya sepadat ini sambut kedatangan jenazah-ta,” ujar seorang warga yang telah menunggu dengan setia sejak petang, mewakili perasaan ratusan orang yang berdesakan mendekati ambulans, berharap bisa melihat peti jenazah untuk kali terakhir.
Baca juga: Dari Sidrap hingga Luwu, Ratusan Orang Berdiri di Pinggir Jalan Tunggu Mobil Jenazah Awhin Sanjaya
Tak lama setelah peti jenazah dikeluarkan dan dibawa ke dalam rumah duka, jenazah segera dibawa menuju Masjid Nur Assalam, yang berjarak sekitar 30 meter.
Ratusan pelayat larut dalam khusyuknya salat jenazah, sebuah doa perpisahan yang menghantarkan sang pembalap menuju peristirahatan abadinya.
Usai disalatkan, Awhin Sanjaya kembali diangkut ke dalam ambulans untuk melanjutkan perjalanan sejam ke Masamba, Kabupaten Luwu Utara, tempat ia akan dimakamkan.
Di momen penuh haru ini, sang istri setia menemani di dalam ambulans, sementara putra semata wayang mereka yang masih berusia satu tahun, Arkha, berada di mobil warna kuning yang mengekor.
| IMI Investigasi Penyebab Tewasnya Awhin Sanjaya saat Balapan di Jambi, Dipimpin John Ismadi Lubis |
|
|---|
| Janji Indah Putri Ditunaikan Andi Rahim, Adik Awhin Sanjaya Bakal Terima Beasiswa dari Pemkab Lutra |
|
|---|
| Penghormatan Terakhir, Jalan Lingkar Masamba Akan Jadi Jalan Awhin Sanjaya |
|
|---|
| Kisah Awhin Sanjaya, Tolak Pinangan Tim Balap Syukran Amin Demi Hadiah Umrah untuk Istri |
|
|---|
| Dari Sidrap hingga Luwu, Ratusan Orang Berdiri di Pinggir Jalan Tunggu Mobil Jenazah Awhin Sanjaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251216-Awhin-Sanjaya.jpg)