Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Menhan Kunjungan ke Sulsel

Dua Jenderal Bintang Empat dan Pangdam Ziarahi Makam Jenderal M Jusuf

Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
MENHAN - Menhan Sjafrie Sjamsoeddin ziarah ke makam Jenderal M Jusuf di Pemakaman Umum Panaikang, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (9/12/2025). Sjafrie bersama Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko. 

Kunjungan itu diawali makan siang bersama dengan siswa Dikmaba dilanjutkan dengan paparan dan peninjauan Fasilitas Pendidikan (Fasdik).

Kapendam XIV Hasanuddin Kolonel Kav Budi Wirman mengatakan, di Rindam XIV Hasanuddin, Menhan akan meninjau proses belajar-mengajar siswa Dikmaba.

"Jadi agenda Menhan di Makassar ini, diawali kuliah umum di Unhas pagi tadi, lalu lanjut ziarah ke makam Jenderal M Jusuf," kata Kolonel Kav Budi Wirman, dikonfirmasi via telepon WhatsApp, tribun.

"Jadi setelah ziarah, bapak Menhan ke Rindam untuk meninjau progres pembangunan lapangan tembak di sana serta meninjau langsung proses belajar-mengajar siswa," tuturnya.

Profil Sjafrie Sjamsoeddin

Sjafrie Sjamsoeddin adalah pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan pada 30 Oktober 1952.

Ia adalah seorang purnawirawan tentara dan menteri dari Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia era Presiden Prabowo Subianto.

Bukan tanpa alasan mengapa Sjafrie Sjamsoeddin juga dipercaya Prabowo untuk mengisi kursi Menko Polkam Ad Interim atau sementara.

Sjafrie Sjamsoeddin hanya bertugas sementara untuk menjalankan fungsi dan kewenangan yang melekat pada jabatan tersebut.

Meski demikian, ia memiliki wewenang penuh layaknya menteri definitif selama masa penunjukannya, mulai dari pengambilan keputusan, pengelolaan kebijakan, hingga koordinasi antar-kementerian.

Sebelum berada di puncak kariernya ini, Sjafrie Sjamsoeddin tentu memiliki pendidikan yang panjang.

Sjafrie Sjamsoeddin menempuh pendidikan militer di AKABRI pada tahun 1974.

Setelah lulus, ia melanjutkan berbagai pendidikan kecabangan dan kualifikasi militer, di antaranya Sesarcabif, Pendidikan Para (Dik PARA), Pendidikan Para Utama, serta Pendidikan Free Fall.

Ia juga mengikuti pendidikan Komando, Pandu Udara, dan kemudian menempuh pendidikan lanjutan seperti Diklapa I dan Diklapa II.

Untuk jenjang pendidikan pengembangan umum, Sjafrie Sjamsoeddin mengikuti Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada tahun 1989, dilanjutkan dengan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), dan pendidikan strategis di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).

Sebelum berkarier di Pemerintahan, Sjafrie Sjamsoeddin pernah mengisi sejumlah posisi di militer.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved