Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

East Design Fest 2025 Tampilkan Karya 24 Arsitek Muda di Fort Rotterdam

East Design Fest 2025 menjadi wadah pertemuan ide, gagasan, dan inovasi arsitektur yang lahir dari tangan-tangan muda berbakat.

|
Editor: Muh. Abdiwan
TRIBUN TIMUR/Muh. Abdiwan
PAMERAN ARSITEK - 24 arsitek muda memamerkan hasil karyanya dalam East Design Fest 2025 di benteng Rotterdam Makassar, Minggu (14/12). Mengusung tema “Ngobrol Bareng Arsitek Jong East”, East Design Fest 2025 menjadi wadah pertemuan ide, gagasan, dan inovasi arsitektur yang lahir dari tangan-tangan muda berbakat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Benteng Fort Rotterdam berubah menjadi ruang dialog kreatif yang hidup saat East Design Fest 2025 menutup perhelatan tiga harinya dengan pameran karya arsitek muda yang menyedot perhatian publik.

Pameran yang berlangsung pada 12 hingga 14 Desember 2025 ini berjalan lancar dan penuh antusiasme, menghadirkan semangat baru bagi perkembangan arsitektur di kawasan Timur Indonesia.

Mengusung tema “Ngobrol Bareng Arsitek Jong East”, East Design Fest 2025 menjadi wadah pertemuan ide, gagasan, dan inovasi arsitektur yang lahir dari tangan-tangan muda berbakat.

Sebanyak 24 arsitek muda unggulan memamerkan karya mereka, di antaranya Ahmad Qautzar, Nasri M, Muhammad Rasyidin Rauf, Fredy, Muhammad Arief, Ferdiyanto Labelo, Ananda Ardiansyah, Andinuraditia Fauzan, Fahmigibran Syahadat, Farhan Djafar, Jhon Pariama Pabuntang, Zailani Jailani dan Irzam Pratama.

Turut pula ikut memamerkan karyanya antara lain Mohammad Arya Poetra, Subhan Subakti, Muhammad Iqram, Anugerah Mansur, Ainun Puspitasari, M. Ridha Alhamdani, Wisnu Wardhana, Anugrah Pandawa, Husnirahman J, Rachman Nurdin, dan Rustanto Aziz B.

Ketua IAI Sulawesi Selatan, Ar. Andi Syahriyunita, IAI, mengapresiasi tinggi pelaksanaan East Design Fest 2025 yang dinilainya berhasil menunjukkan kualitas dan daya saing arsitek muda Timur Indonesia.

“Kami sangat bangga dengan semangat dan kreativitas yang ditunjukkan oleh para arsitek muda dalam East Design Fest 2025 ini,” ujar Andi Syahriyunita.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pameran karya, tetapi juga ruang diskusi yang membuka peluang pertukaran ide secara langsung antara arsitek dan masyarakat.

“Melalui dialog langsung antara arsitek dan pengunjung, terjadi pertukaran ide yang sangat inspiratif,” tambahnya.

Pameran yang disponsori oleh mowILex dan HAFELE ini dipusatkan di Zona 3 Fort Rotterdam dan dipadati pengunjung setiap hari sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WITA.

Ribuan pengunjung memanfaatkan momentum ini untuk berbincang langsung dengan para arsitek muda serta menyerap gagasan segar yang ditawarkan melalui karya-karya mereka.

East Design Fest 2025 diharapkan dapat menjadi agenda tahunan sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai pusat kreativitas dan inovasi arsitektur di Indonesia Timur.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved