Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

IAI Sulsel Kawal Kualitas Kurikulum Arsitektur UIN Alauddin Makassar

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Senat Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Kampus II Gowa, Sulsel, Kamis (12/2/2026).

Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Muh Abdiwan
IKATAN ARSITEK SULSEL - Pengurus Ikatan Arsitek Indonesia Sulawesi Selatan mengikuti Review Kurikulum Jurusan Teknik Arsitektur UIN Alauddin Makassar di Ruang Rapat Senat Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Kampus II Gowa, Kamis (12/2/2026). Ini bagian dari kontribusi nyata organisasi profesi dalam menjembatani dunia akademik dan praktik lapangan. 
Ringkasan Berita:
  • IAI Sulsel ikut review kurikulum Arsitektur UIN Alauddin untuk menyelaraskan akademik dan praktik profesi.
  • Fokus pada standar kompetensi, regulasi, dan kebutuhan industri arsitektur.
  • Dukung lahirnya lulusan arsitek yang siap sertifikasi dan profesional.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ikatan Arsitek Indonesia Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal kualitas pendidikan arsitektur dengan terlibat aktif dalam kegiatan Review Kurikulum Jurusan Teknik Arsitektur UIN Alauddin Makassar.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Senat Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Kampus II Gowa, Sulsel, Kamis (12/2/2026).

Ini bagian dari kontribusi nyata organisasi profesi dalam menjembatani dunia akademik dan praktik lapangan.

Melalui forum tersebut, IAI Sulsel menghadirkan pandangan strategis terkait standar kompetensi arsitek, perkembangan regulasi, hingga tantangan industri yang perlu direspons dalam struktur kurikulum perguruan tinggi.

Ketua IAI Sulsel Ar. Andi Syahriyunita Syahruddin, IAI menegaskan, keterlibatan asosiasi profesi dalam ruang akademik merupakan tanggung jawab moral sekaligus profesional.

“Kami di IAI Sulsel memiliki komitmen untuk terus mendampingi institusi pendidikan agar kurikulum yang diterapkan selaras dengan standar profesi dan kebutuhan industri arsitektur saat ini,” ujar Andi Syahriyunita Syahruddin.

Ia menyampaikan bahwa arsitek masa depan harus dibekali kemampuan teknis, pemahaman regulasi, serta sensitivitas terhadap isu keberlanjutan dan perkembangan teknologi desain.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi akan memperkuat ekosistem arsitektur di Sulawesi Selatan, khususnya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi proses sertifikasi dan praktik profesional.

“Kurikulum yang adaptif akan memudahkan lulusan untuk bertransformasi menjadi arsitek profesional yang kompeten, beretika, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud peran aktif IAI Sulsel dalam membangun kualitas sumber daya manusia di bidang arsitektur melalui kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai institusi pendidikan.

Partisipasi IAI Sulsel tersebut menegaskan posisinya tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan standar arsitektur di Sulsel. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved