2 Proyek di Wajo dan Bulukumba Sulsel Lambat Pengerjaan, Imbas Bencana Alam
Dua proyek irigasi di Wajo dan Bulukumba Sulawesi Selatan lambat penyelesaian.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua proyek irigasi di Wajo dan Bulukumba Sulawesi Selatan lambat penyelesaian.
Keduanya yakni Irigasi Cilellang di Wajo, serta Irigasi Bongki-Bongki di Bulukumba.
Pasalnya, bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.
Proyek pengerjaan pun masih dikebut hingga kini Jumat (20/9/2024).
Sebab targetnya bisa dirampungkan pada akhir 2024 ini.
"Tahapan di Wajo kan kemarin sekitar Mei-Juni sudah dikontrak, tapi karena ada banjir sehingga terlambat dimulai. Baru ada deviasi, dua minggu deviasi sekitar 30 lebih. Kita harap bisa diatasi dalam waktu dekat, sehingga bisa mengejar keterlambatan," jelas Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACK-TR) Sulsel Andi Darmawan Bintang.
"Jarak suplai pasokan jauh dan butuh waktu," lanjutnya.
Dirinya optimis proyek ini bisa selesai diakhir 2024.
Faktor alam juga menghambat proyek irigasi di Bongki-Bongki Bulukumba.
Longsor beberapa waktu lalu membuat proyek ini harus telat dikerjakan.
Baca juga: Pemprov Sulsel Mulai Hitung Neraca Pangan Sebelum Jalankan Makan Siang Gratis
"Bongki-bongki, Bulukumba persoalannya karena terjadi bencana longsor. Sehingga rencana sebelumnya harus di review kembali," lanjutnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Inspektorat Sulsel ikut turun mengawal proyek ini.
Andi Darmawan Bintang pun sudah melaporkan progres dua proyeknya dalam rapat terbatas pada Kamis (19/9/2024) sore di Kantor Gubernur Sulsel.
"Memastikan semua proses dari perencanaan, pengadaan sampai nantinya pho dipantau KPK dan memenuhi unsur akuntabilitas sesuai aturan berlaku," kata Andi Darmawan Bintang.
Inspektorat Sulsel sudah mendapat arahan dari KPK untuk turun memantau proyek tersebut.
| Kurangi Sampah Plastik, Wajo Terapkan Penggunaan Tumbler di Kantor DLH |
|
|---|
| BBV Maros Imbau Warga Teliti Pilih Hewan Kurban, Ini Ciri-ciri Hewan Terindikasi PMK |
|
|---|
| 2 Jam Listrik Padam di RSUD Bulukumba, Pasien Anak Trauma hingga Warga Terjebak di Lift, DPRD Murka |
|
|---|
| Tinta Emas Kejati Sulsel di Kasus Nanas, Rakyat Menanti Keadilan yang Tuntas |
|
|---|
| Janda hingga Anak Putus Sekolah Diberdayakan di Kedai Panrita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Sumber-Daya-Air-Cipta-Karya-dan-Tata-Ruang-Andi-Darmawan-Bintang.jpg)