Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pedagang Pasar Sentral Bulukumba Curhat Sepi Pembeli, Ternyata Ini Penyebabnya

Para pedagang mengungkap bahwa satu pekan sebelum lebaran Idulfitri namun belum ada peningkatan pengunjung dan daya beli.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Pengunjung Pasar Sentral Bulukumba/SAMBA   

TRIBUNBULUKUMBA. UJUNG BULU- Sejumlah pedagang Pasar Sentral Bulukumba, Sulawesi Selatan mengaku sepi dari pengunjung.

Para pedagang mengungkap bahwa satu pekan sebelum lebaran Idulfitri namun belum ada peningkatan pengunjung dan daya beli.

" Dari sepanjang tahun, ini yang paling sepi, pembeli kurang," kata Nurdin seorang pedagang pakaian di pasar tersebut, Selasa (2/4/2024).

Ia mengungkap jika tahun-tahun sebelumnya Nurdin bersama pedagang lainnya sudah memperoleh Rp 5-8 juta per hari.

" Sekarang Rp 1-2 juta paling banyak," kata Nurdin.

Kondisi pasar sepi dari pembeli sejak memasuki Ramadan sampai saat ini.

Mereka mengungkap bahwa penyebabnya yakni munculnya sejumlah toko pakaian di luar pasar sentral.

Termasuk munculnya pasar online yang memudahkan konsumen memperoleh barang.

Beberapa karyawan kios di Pasar Sentral Bulukumba yang dijumpai sedang tertidur. 

Penyebabnya karena tidak ada pembeli ke toko mereka.

Hanya ada beberapa kios pedagang pakaian yang tetap dikunjungi konsumen.

Penyebab lainnya karena sejumlah pelanggan mereka sebelumnya tak mengetahui lokasinya. 

Sebab saat ini pasar sentral sedang direhab.

Sementara seorang pedagang lainnya bernama Ela berharap agar pemerintah bisa membantu pedagang pakaian melariskan jualan mereka.

Di Bulukumba juga sedang menjamur pakaian distro dipinggir jalan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved