Cuaca Ekstrem Sulsel
Kapal Tongkang Terdampar di Pantai Tamala'bang Takalar
setelah mengetahui terdamparnya kapal itu warga bergoting royong untuk mengikat dengan menggunakan tali
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Sebuah kapal tongkang pengangkut pasir terdampar di tepi Pantai Dusun Tamala'bang, Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Jumat (2/4/2021).
Kapal sepanjang sekira 100 meter dan lebar 50 meter itu terdampar akibat terseret ombak saat hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Takalar.
Seoerang warga, Jumaing Daeng Ngitung (30), kapal tersebut terdampar usai sholat Jumat atau sekitar pukul 13.00 Wita tanpa memiliki nahkoda.
"Terdampar karena kencang angin dan ombak, sekitar jam 1 siang. Tidak ada orangnya," ujarnya.
Awalnya, kapal itu berada di tengah laut, namun dengan derasnya ombak akibat cuaca ekstrim membuat kapal tersebut terdampar hingga ke bibir pantai.
Menurutnya, akibat terdamparnya kapal tersebut dibibir pantai membuat sebagian warga sekitar merugi.
Alasannya, usaha rumput laut warga terbawa akibat terdamparnya kapal tersebut.
"Iye rata-rata di sini pekerjaanya orang petani rumput laut, kita belum tau apakah rumput laut rusak atau tidak karena belum diperiksa karena masih kencang ombak. Kalau pemilik Kapal belum ada yang datang," pungkasnya.
Dia menambahkan, setelah mengetahui terdamparnya kapal itu warga bergoting royong untuk mengikat dengan menggunakan tali pada 3 sisi kapal tersebut.
Hal itu dilakukan agar kapal tersebut tidak bergerak lagi. Sehingga tidak merusak usaha warga sebagai petani rumput laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapal-tongkang-3ew33.jpg)