Prof Hasmyati Kenalkan Olahraga Rakyat Bugis-Makassar Berbasis AI di Kuala Lumpur
Menurut Hasmyati, banyak olahraga tradisional di berbagai daerah menghadapi tantangan serius
Tayang:
Editor:
Ari Maryadi
Tribun-timur.com
Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Hj. Hasmyati, M.Kes., seusai menjadi pembicara pada Simposium Antarabangsa Kepustakaan, Terjemahan dan Kecerdasan Buatan (LiTr.AI) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (4/6).
“Yang harus kita jaga bukan hanya bentuk permainannya, tetapi juga nilai-nilai yang hidup di dalamnya. Teknologi dapat membantu, tetapi masyarakat tetap menjadi aktor utama pelestarian budaya,” tuturnya.
Keikutsertaan Hasmyati dalam forum tersebut sekaligus memperkenalkan perspektif Indonesia mengenai hubungan antara olahraga, budaya, dan kecerdasan buatan di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap pemanfaatan AI dalam berbagai sektor kehidupan.
Baca Juga
| AI, Terjemahan, dan Hak Warga: Mengakhiri 'Diskriminasi Bahasa' dalam Layanan Publik |
|
|---|
| Mentan Amran Sulaiman Tantang UNM Jadi Motor Inovasi Swasembada Pangan |
|
|---|
| 3 Profesor UNM Hadiri Simposium Internasional AI dan Kebudayaan di Malaysia |
|
|---|
| BEM Kema Fakultas Psikologi UNM Hadirkan OCEAN Fest 2026, Ada Lomba Debat dan Esai |
|
|---|
| FEB UNM Kunjungan Institusional ke UNNES, Perkuat Jejaring Akademik dan Kolaborasi Antarkampus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260506-Hasmyati-UNM.jpg)