Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unimerz Makassar Resmi Buka Prodi Magister Sains Laboratorium Medis

rodi Sains Laboratorium Medis kini sudah bisa menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PRODI BARU - Direktur Pascasarjana Unimerz Dr Ns Julia Fitra Ningsih saat ditemui di ruangannya, Kampus Unimerz, Jl Antang Raya, Manggala, Makassar pada Senin (25/5/2026). Prodi baru ini akan memulai kuliah perdana Agustus mendatang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Megarezky (Unimerz) resmi membuka Program Studi (Prodi) baru jenjang Magister. 

Prodi Sains Laboratorium Medis kini sudah bisa menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027.

Direktur Pascasarjana Universitas Megarezky Dr Ns Julia Fitra Ningsih mengatakan kehadiran prodi tersebut menjadi langkah baru dalam pengembangan pendidikan kesehatan di kawasan Indonesia Timur.

"Ini pertama kali di Indonesia Timur dengan nomenklatur baru. Kita prodi kedua di Indonesia, satu di Palembang dan satu di Makassar," kata Direktur Pascasarjana Unimerz Dr Ns Julia Fitra Ningsih saat ditemui di ruangannya, Kampus Unimerz, Jl Antang Raya, Manggala, Makassar pada Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, proses pembukaan Prodi Magister Sains Laboratorium Medis bukan hal yang mudah. 

Kampus harus memenuhi berbagai persyaratan.

Mulai dari sumber daya manusia hingga fasilitas laboratorium yang mendukung pembelajaran berbasis riset.

"Ini tidak mudah, butuh banyak usaha. Salah satunya SDM bergelar doktor di bidang laboratorium medik. Itu tidak gampang karena langka. Kedua fasilitas laboratorium harus berstandar bagaimana ciptakan laboratorium berbasis riset magister. Itu tidak gampang," jelas Dr Ns Julia.

Menurutnya, prodi tersebut akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027.

Perkuliahan perdana dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.

Proses pendaftaran pun sudah mulai dibuka bagi calon mahasiswa.

"Tahun ajaran baru 2026/2027, kita sudah buka (pendaftaran). Kita mulai di Agustus tahun ajaran baru kuliah disana. Kita sedang proses penetapan biaya kuliah dan pembangunan, itu sudah ada dari yayasan. Biayanya sangat terjangkau, walaupun ada laboratorium fasilitasnya, tapi ini sangat murah dan terstandar sekitar Rp 8 juta per semester. Ini sama dengan S2 Farmasi," katanya.

Selain biaya kuliah yang disebut terjangkau, sistem pembayaran juga dapat dilakukan secara bertahap guna memudahkan mahasiswa.

Apalagi proses pembelajaran sudah dirancang fleksibel dalam jaringan (daring)

Kebijakan ini ditempuh agar menyesuaikan kebutuhan peserta didik, termasuk bagi tenaga kesehatan yang sudah bekerja.

Dr Ns Julia menyebutkan tenaga pengajar sudah disiapkan berasal dari kalangan praktisi, akademisi hingga peneliti.

"Kita ada dosen internal 5 orang semuanya background laboratorium medis. Dosen ini rata-rata dari praktisi, akademisi dan peneliti," kata.

Kehadiran Prodi Magister Sains Laboratorium Medis dapat melahirkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan modern, khususnya di bidang diagnostik molekuler.

"Karena masih langka dan unik, kita berharap lulusan ini yang adaptif terhadap teknologi diagnostik molekuler mukthahir yang memperkuat manajemen layanan kesehatan," ujar yang mengenakan hijab pink.

Tak hanya itu, lulusan juga diharapkan mampu mengembangkan riset-riset medis lanjutan yang relevan dengan perkembangan dunia kesehatan saat ini.

"Kita harap lulusan itu juga mampu mengembangkan penelitian medis tingkat lanjut. Seperti berkembang sekarang geologi molekuler. Sehingga punya kemampuan memecahkan masalah penyakit infeksi dan degeneratif yang sedang jadi trend isu," lanjutnya.

Terpisah Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Dr Andi Lukman mengingatkan beragam tantangan harus dihadapi dalam membuka perguruan tinggi.

Utamanya terkait kompetensi lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja.

Kampus disebutnya harus memastikan kompetensi lulusannya cocok dengan industri.

"Kemudian persaingan mutu antara perguruan tinggi. Di Makassar saja, ada unggul, ada baik sekali," kata Andi Lukman.

Andi Lukman pun ikut mendukung Unimerz berkembang dengan membuka prodi baru.

Sehingga bukan hanya terserap dunia kerja, namun menjadi penggerak membuka lapangan kerja.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved