Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unismuh Makassar

Dosen Akuntansi Unismuh Makassar Kupas Tuntas Keamanan dan Risiko Keuangan Digital di Malaysia

Ismawati mengulas berbagai tantangan yang membayangi ekosistem keuangan digital, seperti penipuan siber hingga pencurian identitas. 

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
Dok FEB Unismuh
TERIMA APRESIASI - Ismawati, dosen Akuntansi Unismuh Makassar terima apresiasi sebagai narasumber kegiatan guest lecture yang digelar Politeknik Besut Terengganu, Malaysia, 14-17 April 2026. Ismawati mengulas berbagai tantangan yang membayangi ekosistem keuangan digital. 
Ringkasan Berita:
  • Ismawati, dosen Akuntansi Unismuh Makassar narasumber guest lecture di Politeknik Besut Terengganu, Malaysia.
  • Ia menyoroti ancaman seperti penipuan siber, kebocoran data, dan pentingnya literasi serta kesadaran pengguna dalam menghadapi risiko fintech.
  • Kegiatan ini meningkatkan wawasan peserta melalui diskusi interaktif, dengan harapan memperkuat kompetensi menghadapi tantangan keuangan digital.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Ismawati menjadi narasumber kegiatan guest lecture yang digelar Politeknik Besut Terengganu, Malaysia

Kegiatan berlangsung 14-17 April 2026 bertema 'Keamanan dan Risiko dalam Keuangan Digital: Strategi Menghadapi Ancaman Siber'.

Guest lecture diikuti mahasiswa Jabatan Teknologi Maklumat dan Komunikasi, serta dosen dan praktisi yang memiliki ketertarikan terhadap perkembangan keuangan digital dan isu keamanan siber.

Ismawati mengulas berbagai tantangan yang membayangi ekosistem keuangan digital, mulai dari penipuan siber, kebocoran data, hingga pencurian identitas. 

Ia juga menyoroti risiko yang muncul seiring berkembangnya layanan financial technology (fintech).

Di satu sisi menawarkan kemudahan, namun di sisi lain membuka celah ancaman baru.

"Keamanan dalam keuangan digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Masyarakat perlu memahami risiko yang ada agar dapat menggunakan layanan digital secara aman dan bijak," jelas Ismawati.

Baca juga: Unismuh Makassar Perluas Jejaring Global Lewat Riset di Malaysia

Ia menekankan penguatan literasi keuangan digital menjadi kunci utama menghadapi ancaman siber. 

Menurutnya, teknologi seperti enkripsi dan sistem keamanan memang penting, tetapi faktor manusia tetap menjadi garis pertahanan terdepan.

"Selain teknologi seperti enkripsi dan sistem keamanan, faktor manusia juga sangat penting. Edukasi dan kesadaran pengguna menjadi garda terdepan dalam mencegah risiko," kata Ismawati.

Kegiatan tidak hanya memperluas wawasan akademik peserta, tetapi juga memberikan perspektif praktis melalui diskusi interaktif dan studi kasus yang relevan. 

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab.

Penyelenggara mengapresiasi narasumber dan seluruh peserta atas partisipasi aktif dalam kegiatan ini. 

Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi risiko serta memanfaatkan peluang dalam ekosistem keuangan digital.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved