Aksa Mahmud Tantang Mahasiswa Unibos Berani Jadi Pemimpin
Aksa Mahmud bersama dengan 500 mahasiswa Unibos tampak serius mendengarkan pemaparan materi
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ari Maryadi
“Saya harapkan kepada mahasiswa, terutama BEM, agar terus membuat seminar dan mengundang pembicara. Kalau soal honor (pemateri), itu urusan saya,” katanya.
Aksa juga menekankan organisasi kemahasiswaan merupakan wadah penting dalam membentuk jiwa kepemimpinan.
Menurutnya, mahasiswa yang aktif berorganisasi memiliki peluang besar menjadi pemimpin di masa depan.
“Biasanya aktivis organisasi itu menjadi pemimpin. Di situ kita belajar memimpin manusia. Jadilah figur ke depan,” jelasnya.
Ia bahkan menantang BEM untuk meningkatkan skala kegiatan dengan melibatkan peserta yang lebih luas, mulai dari tingkat kota hingga kawasan Indonesia Timur.
Selain itu, Aksa juga mengapresiasi kehadiran narasumber seminar, Muhammad Syarkawi Rauf.
Menurutnya pemateri yang dihadirkan memiliki kapasitas keilmuan yang kuat dan layak menjadi rujukan mahasiswa dalam memahami isu global.
“Syarkawi saya kenal, beliau banyak membaca. Saya harapkan seminar ini betul-betul dipahami,” jelasnya.
Ia berharap mahasiswa, khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unbos, aktif mengikuti perkembangan isu global serta rutin menghadiri forum ilmiah.
Aksa juga meminta BEM segera menyiapkan seminar lanjutan pada Mei 2025 sebagai bentuk konsistensi dalam pengembangan wawasan mahasiswa.
| Disalurkan Lewat Bosowa Peduli, Novotel Makassar Kurban Satu Ekor Sapi |
|
|---|
| Bosowa Peduli Kurban 98 Sapi dan 37 Kambing di 10 Provinsi |
|
|---|
| Kampus Harus Jadi Tempat Utama Implementasikan Kebijakan soal HAM |
|
|---|
| Politeknik Bosowa Kenalkan Teknologi IoT ke Siswa SMKN 1 Luwu Utara Sulsel |
|
|---|
| Gaungkan Moralitas Digital, Kemenham Sulsel Perkuat Literasi HAM 300 Mahasiswa Unibos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260417-Founder-Bosowa-Aksa-Mahmud-32.jpg)