Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kalla Institute Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026, Perkuat Komitmen Tri Dharma

Rektor Kalla Institute, Syamril, menjelaskan keberhasilan para dosen ini bukti bahwa dosen Kalla Institute bisa menunjukkan kualitas akademiknya.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
Istimewa/Kalla Institute
PENDANAAN PENELITIAN - Dosen Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, Syarief Dienan Yahya, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mengedukasi warga terkait tata kelola ekowisata dan UMKM di Desa Tabo-Tabo, Kabupaten Pangkep, beberapa waktu lalu. Syarief merupakan salah satu dosen penerima pendanaan penelitian dan PKM Kemendiktisaintek tahun 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Kalla Institute kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mendapatkan pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). 

Keberhasilan ini memperkuat tujuan kampus untuk mendorong peningkatan kualitas akademik para dosen sekaligus berkontribusi secara nyata kepada masyarakat.

Proses pengusulan proposal hibah penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berlangsung dari akhir November hingga Desember 2025, yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. 

Setelah proses kurasi yang ketat oleh tim penilai, akhirnya pada April 2026, diumumkan sebanyak delapan orang dosen Kalla Institute berhasil mendapatkan pendanaan penelitian dan pengabdian yang diajukan. 

Dosen-dosen tersebut, adalah Furqan Zakiyabarsi, Rezty Amalia Aras, Mardiatul Jannah, Muh. Taufan Gunawan, Syarief Dienan Yahya, Kiki Resky Ramdhani S., Mulyana Sari, dan Rahmat Syarif. 

Rektor Kalla Institute, Syamril, menjelaskan keberhasilan para dosen ini menjadi bukti bahwa dosen Kalla Institute bisa menunjukkan kualitas akademiknya serta bisa memberikan dampak ke masyarakat. 

“Semoga penelitian dan pengabdian yang akan dilakukan nanti bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata Syamril, Rabu (15/4/2026).

Baca juga: Sosok Andi Armayani, Alumnus Kalla Institute Sukses Bangun Brand Scarf Ramah Lingkungan Nakaraa

Selain itu, keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi diri dan produktivitasnya. 

Khususnya dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian yang berdampak luas bagi masyarakat.

Pencapaian para dosen ini tidak terlepas dari dukungan sistem akademik yang memadai.

Mulai dari fasilitas yang diberikan tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute untuk pengajuan proposal hingga rutin melakukan workshop pendampingan dalam peningkatan kualitas riset dosen. 

Kepala LPPM Kalla Institute, Dr Habib Muhammad Shahib memberikan apresiasi luar biasa untuk kinerja para dosen untuk memenangkan pendanaan hibah ini.

“Terima kasih untuk kerja keras para dosen, kedepannya tim LLPM akan terus mendorong kinerja riset dan PKM agar lebih uptodate untuk terus berprestasi,” kata Habib.

Pencapaian para dosen ini juga sejalan dengan misi Kalla Institute guna melaksanakan penelitian terapan dan pengabdian, dalam bidang bisnis dan teknologi, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Setelah proses penelitian dan pengabdian ini berjalan, Kalla Institute akan terus memperkuat budaya riset dan inovasi, serta bisa memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pendidikan. 

Semua langkah-langkah ini dilakukan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved