Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Universitas Muslim Indonesia

UMI Buka Casting Film Kampus, Mahasiswa Antusias Daftar

Film UMI ini bergenre drama mengangkat personalisasi mahasiswa, dengan penekanan pada kekuatan kepribadian dan mental generasi muda.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Rudi Salam
PRODUKSI FILM - Proses casting film pendek UMI di Auditorium Al Jilbra Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulsel, Selasa (3/2/2026). UMI berencana membuat tiga film pendek. 

 

Ringkasan Berita:
  • Film itu rencananya bergenre drama yang mengangkat personalisasi mahasiswa, dengan penekanan pada kekuatan kepribadian dan mental generasi muda.
  • Sutradara film kampus UMI, Syahrir Arsyad Dini, menjelaskan konsep film lebih menekankan pada karakter dan ketahanan mental mahasiswa di tengah kemudahan hidup saat ini.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Auditorium Al Jilbra Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipadati mahasiswa, Selasa (3/2/2026).

Para mahasiswa dari berbagai jurusan itu menunggu giliran untuk mengikuti proses Casting Film Kampus UMI.

Pantauan Tribun-Timur.com, satu per satu peserta memasuki ruangan, untuk dites bakatnya.

Mereka diuji rasa percaya dirinya, serta menunjukkan kemampuan berakting.

Casting ini menjadi bagian dari produksi tiga film pendek UMI.

Film itu rencananya bergenre drama yang mengangkat personalisasi mahasiswa, dengan penekanan pada kekuatan kepribadian dan mental generasi muda.

Baca juga: 16 Tim Adu Gagasan di Kompetisi Debat Ilmiah Fakultas Hukum UMI Makassar

Sutradara film kampus UMI, Syahrir Arsyad Dini, menjelaskan konsep film lebih menekankan pada karakter dan ketahanan mental mahasiswa di tengah kemudahan hidup saat ini.

“Konsepnya (film) lebih ke personalisasi mahasiswa, lebih menekankan pada kekuatan kepribadian seorang mahasiswa, terutama kekuatan mental,” jelas Rere Art2tonic, sapaan akrabnya.

Ketiga film ini memiliki tema yang berbeda-beda, dengan durasi sekitar empat hingga lima menit per film.

Produksi film pun membutuhkan jumlah pemain dan figuran yang cukup banyak karena melibatkan berbagai adegan.

“Jumlah pemain cukup banyak karena ada adegan KKN, ada adegan koas di rumah sakit, juga ada adegan kecelakaan di jalan yang dikerubungi banyak orang. Itu semua membutuhkan figuran yang cukup banyak,” katanya.

Rencananya, film pendek pertama akan ditargetkan tayang pada bulan suci Ramadan 2026.

Pada Rabu (4/2/2026) akan dilakukan persiapan alat dan lokasi, dan Kamis (5/2/2026) akan dimulai syuting film pertama.

Baca juga: UMI Kampus Swasta Tunggal di Indonesia Timur Dipercaya Kelola Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang

Setiap film diperkirakan membutuhkan waktu produksi sekitar dua minggu.

Salah satu peserta casting, Irgi mengaku sengaja mengikuti proses casting untuk mengembangkan bakatnya.

“Tertarik karena mau coba pengalaman akting,” kata mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UMI tersebut.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved