Pilrek Unhas
Prof Jamaluddin Jompa Pamer 18 Prestasi Periode Pertama di Depan MWA Unhas
Prof Jamaluddin Jompa, Prof Budu dan Prof Sukardi Weda bersaing jadi orang nomor satu di Unhas periode 2026-2030.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemilihan Rektor (Pilrek) Unhas memasuki tahap akhir berlangsung di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat,Rabu (14/1/2026).
Prof Jamaluddin Jompa, Prof Budu dan Prof Sukardi Weda bersaing jadi orang nomor satu di Unhas periode 2026-2030.
Majelis Wali Amanat (MWA) kini jadi penentu pemimpin Unhas empat tahun kedepan.
Usai Prof Budu menyampaikan kertas kerja, giliran Prof Jamaluddin Jompa.
5 Menit dimanfaatkan Prof Jamaluddin Jompa menampilkan keberhasilannya dalam periode pertama kepemimpinan.
"Sebagai Incumbent. tentu saya tidak bercerita apa yang akan saya lakukan, tapi apa yang telah saya capai untuk meyakinkan bapak/ibu," ujar Prof Jamaluddin Jompa.
Prof JJ sapaannya, merangkum 18 poin keberhasilannya.
1. Pengakuan Global dan Internasional
2. Kinerja Unggul di Tingkat Nasional
3. Transformasi Digital dalam Akademik dan Administrasi
4. Manajemen Keuangan dan Tata Kelola
5. Layanan dan Kesejahteraan Dosen Tendik
6. Infrastruktur Digital dan Keamanan Data
7. Dukungan Pencapaian SDGs
8. Layanan Mahasiswa dan Alumni
9. Mutu Akademik dan Akreditasi
10. Riset dan Inovasi yang Terfokus dan Kolaboratif
11. Prestasi Mahasiswa di Level Nasional dan Internasional
12. Legalitas Aset dan Kepastian Hukum
13. Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan
14. Menguatnya Infrastruktur Akademik dan Riset
15. Akreditasi dan Layanan Kesehatan Unggul
16. Integritas dan Reformasi Birokrasi
17. Standar Nasional dan Pengakuan Kualitas
18. Inisiatif Menuju Kemandirian Pendanaan
Prof JJ menyebut ada 5 keberhasilan utama perlu diperhatikan.
"QS University ranking program dalam IKU Kemendiktisaintek,kita naik secara eksponansial dan asia," ujarnya.
Unhas berada di peringkat 201 QS Asia Ranking, serta di peringkat 951-1000 dalam QS University Ranking.
Prof JJ juga membanggakan hasil kemenangan pada Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas).
"Unhas cetak sejarah 2024 dan 2025 kita pertahankan juara 1 pimnas. Kita akan pertahankan ini. Dalam konteks administrasi, Unhas satu-satunya dapat gold standar kita sudah dapat dua berturut-turut. SDGs Awards, Unhas menjadi universitas global dan dapat rekognisi, saat ini jadi terbaik pertama dinilai Bapanas," katanya.
Terkait program kerjanya, Prof JJ membagi atas 8 program.
1. Pendidikan yang Menghasilkan Lulusan yang Berkarakter, Unggul, dan Berdaya Saing Global
2. Penelitian dan Inovasi Bereputasi dan Berjejaring Internasional
3. Kampus Berdampak: Hilirisasi dan Pengabdian yang Berkontribusi Nyata pada Kesejahteraan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045
4. Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berjejaring Nasional–Global
5. Infrastruktur yang Berkualitas, Modern, dan Ramah Lingkungan
6. Reputasi Unhas dalam Berbagai Pemeringkatan Nasional dan Global Meningkat
7. Kemandirian Unhas sebagai PTNBH Meningkat Signifikan
8. Tata Kelola Kelembagaan Modern, Transparan, Agile, dan Bertanggung Jawab
Dalam aturan, pemilihan akan didahului dengan diskusi oleh jajaran Anggota MWA Unhas.
Pemilihan memungkinkan dilakukan aklamasi, apabila seluruh jajaran MWA Unhas sepakat.
Jika tidak, maka pemilihan memasuki tahap pemungutan suara.
"MWA akan mengadakan rapat tertutup untuk memutuskan mekanisme pemilihannya, apakah melalui aklamasi atau melalui pemungutan suara," jelas Ishaq Rahman di Jakarta saat dihubungi pada Selasa (13/1/2026).
MWA berhak memutuskan mekanisme pemilihan, antara aklamasi atau pemungutan suara.
Apabila sepakat aklamasi, rapat akan dibuka dan MWA langsung mengumumkan nama yang disepakati terpilih Rektor Unhas 2026-2030.
Sementara jika pemungutan suara, maka proses akan dilakukan tertutup dengan menjaring suara masing-masing anggota MWA.
"Kalau aklamasi, rapat akan dibuka kembali dan MWA akan menyampaikan hasilnya. Namun jika keputusan rapat adalah pemungutan suara, maka MWA akan melanjutkan rapat tertutup dengan pemungutan suara," tegas Ishaq Rahman.
Jika voting berjalan, maka agenda terakhir yakni perhitungan suara.
Mekanisme pemilihan kini berada di tangan MWA Unhas.
"Panitia mempersiapkan semua kemungkinan opsi yang ditetapkan oleh MWA dalam rapat," jelasnya.
Pada Pilrek 2022 lalu tahap MWA, Prof Jamaluddin Jompa menang dengan 11 suara.
Unggul dari dua pesaingnya, Prof Farida Patittingi 9 suara dan Prof Budu 5 Suara.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Kenapa Prof Jamaluddin Jompa Layak Jadi Rektor Unhas Kedua Kalinya? Ini Poin Pencapaiannya |
|
|---|
| Prof JJ Terpilih Lagi, Prof Farida : Unhas Siap Bersaing di Panggung Internasional |
|
|---|
| Pilrek Unhas Usai, Prof JJ dan Prof Sukardi Serukan Rekonsiliasi |
|
|---|
| Permintaan Khusus Wakil Menteri Pendidikan ke Prof JJ Rektor Unhas 2026-2030 |
|
|---|
| Meski Raih 0 Suara, Mengapa Guru Besar UNM Prof Sukardi Weda Tetap Bangga Maju di Pilrek Unhas? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Prof-Jamaluddin-Jompa-pamer-prestasi.jpg)