Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilrek Unhas

Profil Prof Jamaluddin Jompa, Rektor Unhas Kembali Bertarung di Pilrek Unhas

Prof Jamaluddin Jompa dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin atau Unhas periode 2022-2026

Humas Unhas
PILREK UNHAS - Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa rektor Unhas kembali maju di Pilrek Unhas. Pemilihan rektor atau Pilrek Unhas tahun ini sangat berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Pilrek Unhas tahun ini akan digelar di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (14/1/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Unhas periode 2022-2026 Prof Jamaluddin Jompa kembali bertarung di pemilihan rektor (pilrek) Unhas 2026.

Prof JJ sapaannya, kini kembali bertarung di Pilrek melawan dua kandidiat lainnya yaitu Prof. dr. Budu, Ph.D., dan Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum.

Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar segera memilih rektor Unhas yang baru. 

Pemilihan rektor atau Pilrek Unhas tahun ini sangat berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya.

Pilrek Unhas tahun ini akan digelar di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (14/1/2026).

Dari 19 anggota MWA, 17 di antaranya memiliki hak suara.

Termasuk perwakilan mahasiswa dari Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas.

Ketua BEM Unhas tercatat sebagai Ex-Officio MWA Unhas.

Namun hingga kini BEM Unhas vakum usai tidak adanya kepengurusan.

Profil Prof JJ

Prof Jamaluddin Jompa resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin atau Unhas periode 2022-2026, Rabu (27/4/2022).

Banyak pihak yang berharap Prof Jamaluddin Jompa bisa membawa Unhas lebih berprestasi lagi.

Kepala Sekolah Pasca Sarjana Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, ditetapkan sebagai Rektor Unhas terpilih setelah meraih 11 suara Majelis Wali Amanat (MWA).

Dua kandidat Rektor Unhas, Prof Dr Farida Pattingi dan Prof Dr dr Budu, masing-masing meraih 5 dan 9 suara.

Prof JJ, sapaan Prof Jamaluddin, lahir di Takalar, 8 Maret 1967.

Ayahnya adalah seorang prajurit Kodim yang sering berpindah tugas.

Jamal kecil bersekolah di SD di Sampeang, Kabupaten Bulukumba. Pada kelas 4 SD, mengikuti tugas ayahnya, Jamal pindah ke SD 13 Pinrang.

Beberapa bulan kemudian, Jamal harus ikut pindah lagi ke Desa Paria, Kabupaten Pinrang.

Jamal melanjutkan sekolah ke SMP 2 Pinrang, kemudian ke SMA 243 Pinrang (kini SMA 1 Pinrang).

Seusai tamat SMA pada 1985, Jamal memilih Jurusan Perikanan, Universitas Hasanuddin, dan lulus sebagai sarjana pada 1989.

Sebelum memasuki bangku kuliah, Jamal remaja lebih banyak menghabiskan waktunya bekerja di sawah setiap pulang sekolah.

Karena Jamal bercita-cita melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin, Jamal lebih sering belajar dan membaca buku di sawah.

Usaha kerasnya bekerja dan belajar di sawah pun berbuah manis karena Jamal tidak hanya berhasil diterima di Universitas Hasanuddin, tetapi juga lulus ujian nasional SMA dengan nilai terbaik.

Di kampus yang ia pimpin, Jamal juga menjabat sebagai Ketua Pusat Keunggulan untuk Ketahanan Kelautan dan Pembangunan Berkelanjutan.

Jamal memiliki pengalaman yang panjang dan kaya dalam biologi terumbu karang dan ekologi pesisir, termasuk bekerja dengan masyarakat pesisir.

Karena kepakarannya, Jamal ditunjuk sebagai anggota Penasihat Bidang Ekologi Kelautan untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Posisi-posisi strategis yang dipegang Jamal, antara lain, Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Universitas Hasanuddin.

Ketua Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Komite Koordinasi Nasional CTI (Coral Triangle Initiative); Anggota Dewan Coral Triangle Center (CTC); dan Anggota Komisi Nasional untuk Penilaian Stok Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Jamal adalah anggota perdana Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) sekaligus ketua pertama ketika ALMI berdiri pada 2015.

Pendidikan pascasarjana Jamal dimulai pada 1994 ketika mengambil program master dalam Coral Reef Assessment and Monitoring di McMaster University, Kanada.

Jamal memperoleh gelar MSc pada 1996 dan kemudian melanjutkan program doktoral di James Cook University yang ia selesaikan pada 2003.

Jamal menikah dengan Hartati Tamti, yang juga alumni Kelautan Universitas Hasanuddin.

Mereka dikarunia empat orang anak, yaitu Muthiah Nur Afifah, Maulana Nur Ikhsan, Ahmad Walid Jamal, dan Fahri Nur Jauhar.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved