Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Terapi Sastra Bantu Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak Yatim di Panti Asuhan Nur Faisal

Suasana kegiatan diwarnai dengan tawa dan antusiasme anak-anak panti yang menyambut kehadiran para dosen pengabdi

Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
PENGABDIAN - Tim PKM UNM mengunjungi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nur Faisal, Jalan H. Muh. Yasin Limpo (Poros Kampus UIN), Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (18/10). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tim pengabdian Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2025 dengan tema “Terapi Sastra untuk Mengatasi Masalah Komunikasi dan Kepercayaan Diri Anak Yatim.”

Kegiatan ini berlangsung di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nur Faisal, Jalan H. Muh. Yasin Limpo (Poros Kampus UIN), Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (18/10). 

Suasana kegiatan diwarnai dengan tawa dan antusiasme anak-anak panti yang menyambut kehadiran para dosen pengabdi.

Program ini diketuai oleh Dr. Usman, M.Pd., dengan anggota tim Dr. Baharman, S.S., S.Pd., M.Hum., Muh. Syukri Gaffar, S.Pd., M.Pd., dan Nurrahma, S.Pd., M.Pd., serta melibatkan mahasiswa yakni Muh. Adnan.

Melalui kegiatan ini, tim berupaya membantu anak-anak yatim meningkatkan kemampuan komunikasi dan menumbuhkan rasa percaya diri melalui pendekatan sastra.

Agenda utama kegiatan berupa terapi sastra kepada penghuni panti dengan mengajak mereka menulis puisi yang berisi ungkapan hati dan pengalaman pribadi. 

Pada kegiatan ini, anak-anak diajak mengekspresikan perasaan terdalam mereka lewat kata-kata sederhana namun penuh makna.

Beberapa peserta tampak malu-malu di awal, tetapi perlahan mulai berani membacakan puisinya di hadapan teman-temannya. Suasana berubah menjadi haru sekaligus hangat ketika karya-karya mereka dibacakan dengan penuh perasaan. 

Aktivitas ini tidak hanya menjadi wadah berekspresi, tetapi juga membantu anak-anak memahami bahwa perasaan mereka penting dan layak untuk didengar.

Menurut Muh. Syukri Gaffar, salah satu anggota tim pelaksana, kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LP2M UNM yang telah mewadahi kegiatan ini. Semoga program seperti ini memberi dampak positif bagi anak-anak penghuni panti, khususnya bagi kesehatan mental mereka,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari pihak panti. Fatimah Dg Ni’ni, Ketua Pengawas LKSA Nur Faisal, menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat berarti bagi anak-anak asuh mereka.

“Kegiatan ini sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri dan kesehatan mental anak-anak penghuni panti. Semoga kegiatan seperti ini bisa sesering mungkin dilaksanakan agar anak-anak tidak merasa sendiri. Mereka dapat merasakan bahwa banyak orang peduli dengan mereka,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, sastra tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga media penyembuhan dan penguatan karakter. 

Tim pengabdi berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan psikologis anak-anak di panti asuhan.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved