Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PoliMedia PSDKU Makassar Gelar Pelatihan Smart Tourism dan Digital Content Creator di Jeneponto

Yaitu Haji Haping selaku Kepala Kampung Budaya Datara beserta para pemuda dan pelaku pariwisata di desa tersebut.

Editor: Imam Wahyudi
PoliMedia PSDKU Makassar Gelar Pelatihan Smart Tourism dan Digital Content Creator di Jeneponto - polimedia-jepot1.jpg
ist
PELATIHAN - Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Media Kreatif (PoliMedia) PSDKU Makassar,  menggelar pelatihan "Smart Tourism dan Digital Content Creator" di Kampung Budaya Desa Datara, Kabupaten Jeneponto, Jumat (19/9/2025).
PoliMedia PSDKU Makassar Gelar Pelatihan Smart Tourism dan Digital Content Creator di Jeneponto - pilomediajepot3.jpg
ist
PELATIHAN - Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Media Kreatif (PoliMedia) PSDKU Makassar,  menggelar pelatihan "Smart Tourism dan Digital Content Creator" di Kampung Budaya Desa Datara, Kabupaten Jeneponto, Jumat (19/9/2025).

TRIBUNJENEPONTO - Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Media Kreatif (PoliMedia) PSDKU Makassar,  menggelar pelatihan "Smart Tourism dan Digital Content Creator" di Kampung Budaya Desa Datara, Kabupaten Jeneponto, Jumat (19/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan promosi dan manajemen pariwisata lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat yang berfokus pada pelatihan pariwisata digital.

Program ini diketuai oleh Junaedi dari PoliMedia.

Timnya berkolaborasi dengan mitra lokal.

Yaitu Haji Haping selaku Kepala Kampung Budaya Datara beserta para pemuda dan pelaku pariwisata di desa tersebut.

Kegiatan dihadiri pula oleh Kepala Desa Datara, Muhammad Jufri Lau. 

Pelatihan ini dilaksanakan sebanyak 2 kali, yaitu 5 dan 19 September 2025, bertempat di Kampung Budaya Desa Datara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh potensi besar Kampung Budaya Desa Datara yang memiliki kekayaan adat, tradisi, dan keindahan alam, namun belum terkelola serta terpromosikan secara maksimal di era digital.

Dengan membekali masyarakat dengan keterampilan digital, diharapkan mereka dapat menjadi pemandu dan promotor wisata yang andal.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tarik, menambah jumlah kunjungan wisatawan, dan secara langsung berdampak positif pada perekonomian lokal.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif, mulai dari dasar-dasar fotografi dan videografi menggunakan perangkat sederhana seperti smartphone, teknik storytelling, hingga strategi pemasaran di media sosial.

Mereka juga diajak melakukan praktik langsung, seperti membuat konten visual tentang situs bersejarah, merekam prosesi adat, dan mewawancarai tokoh masyarakat.

Pendekatan ini memastikan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh secara praktis di lapangan.

Haji Haping selaku mitra kegiatan, menyampaikan apresiasinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved