Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sudah 24 Orang JCH Asal Indonesia Meninggal di Arab Saudi

Jumlah jamaah haji meninggal di Arab Saudi menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2025. 

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HAJI 2026 - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (13/5/2026) malam. Dahnil sebut jumlah jamaah meninggal di Arab Saudi menurun. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 24 Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia yang meninggal di Arab Saudi.
  • Jumlah tersebut lebih rendah dibanding periode yang sama pada 2025, yang tercatat sudah mencapai 50 jamaah meninggal. 
  • Pemerintah menilai penurunan ini tidak lepas dari pengawasan kesehatan yang lebih ketat.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 24 orang Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia meninggal di Arab Saudi.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (13/5/2026) malam.

Jumlah jamaah haji meninggal di Arab Saudi menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2025. 

Periode yang sama tahun lalu, sudah ada 50 jamaah haji yang meninggal dunia.  

"Perhari ini itu 24 orang. Tahun lalu di waktu yang sama itu sudah mencapai 50," katanya kepad Tribun Timur.

Pemerintah sangat fokus kondisi kesehatan jamaah haji. 

Baca juga: Kakek Munain Abdullah Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci Setelah Sepekan Dirawat di Klinik Asrama Haji

Politisi Gerindra itu mengaku memperketat pemeriksaan kesehatan agar mengetahui jamaah Istitha'ah atau tidak. 

"Maka dari itu jumlah yang meninggal juga relatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya," ungkpanya. 

Dahnil meminta kepada petugas haji, khususnya bagian kesehatan untuk memperhatikan kesehatan jamaah saat puncak pelaksanaan ibadah haji. 

Alasannya, banyak jamaah kondisi kesehatannya menurun saat puncak haji.

"Oleh sebab itulah kita pastikan tingkat kesehatan yang baik, karena mereka beberapa hari kemudian akan bersiap di puncak haji (melaksanakan) Wukuf, di Arafah," ujarnya. 

Apalagi saat ini cuaca di Arab Saudi sangat panas. 

Suhu di Arab Saudi sudah mencapai 43 derajat celcius. 

Dahnil mengimbau kepada jamaah untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk menghadapi puncak pelaksanaan haji. 

"Maka istirahat yang cukup itu diharuskan. Supaya jangan terjadi hal-hal yang tidak semestinya," jelasnya.

 

 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved