Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Kisah Afdhalul Khair Mahasiswa UIN Naik Haji Ganti Mendiang Ayah

Afdhalul tergabung sebagai jamaah calon haji kloter 16 Embarkasi Makassar gantikan mendiang ayah

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HAJI 2026 - Afdhalul Khair (kanan) saat ditemui di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (1/5/2026). Kisah haru Afdhalul berangkat haji gantikan orang tua. 

Ringkasan Berita:
  • Afdhalul Khair ditinggal sang ayah dan ibu dalam 7 bulan terakhir
  • Mahasiswa UIN Alauddin Makassar itu naik haji menggantikan ayahnya
  • Ia menunaikan ibadah kelima dalam suasana duka

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Nama Afdhalul Khair kini tercatat sebagai satu-satunya anggota keluarga yang tersisa di kartu keluarganya. 

Di usia yang baru menginjak 18 tahun, pemuda asal Limbung, Kabupaten Gowa itu memikul kenyataan hidup yang tak ringan.

Bagaimana tidak, ia ditinggal kedua orang tuanya dalam waktu yang berdekatan, serta adik yang lebih dulu berpulang beberapa tahun silam.

Namun di tengah duka berlapis itu, takdir membawanya ke perjalanan spiritual yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya berangkat ke Tanah Suci.

Afdhalul tergabung sebagai jamaah calon haji kloter 16 Embarkasi Makassar.

Ia menggantikan posisi almarhum sang ayah Abd Syukur (50).

Ia mengenang, jika awalnya bukan dia yang tercatat untuk berangkat haji tahun ini. 

Porsi tersebut adalah milik ayahnya, yang masuk dalam kuota tambahan. Namun takdir berkata lain.

“Bapak saya meninggal bulan Oktober 2025," katanya kepada Tribun Timur di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (1/5/2026).

"Dua minggu setelah itu, saya dapat telepon dari Kemenag bahwa saya bisa berangkat menggantikan bapak,” tambah dia.

Kabar itu datang di saat duka masih begitu pekat. 

Belum genap ia mengikhlaskan kepergian sang ayah, kini ia dihadapkan pada tanggung jawab besar untuk menunaikan rukun Islam kelima, menggantikan orang yang paling ia hormati dalam hidupnya.

Perasaan Afdhalul pun bercampur aduk. 

Di satu sisi, ada kebahagiaan karena mendapat kesempatan berhaji di usia muda sebuah impian banyak orang. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved