Imigrasi Terapkan Layanan Makkah Route, Permudah JCH di Arab Saudi
Ia mengatakan total jemaah yang akan diberangkatkan terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter) dengan dukungan tim khusus dari imigrasi.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pelaksanaan Embarkasi Haji Makassar tahun ini dipastikan berjalan dengan dukungan penuh dari jajaran imigrasi, termasuk penerapan layanan baru Makkah Route yang mempercepat proses kedatangan jemaah di Arab Saudi.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan (Sulsel), Friece Sumolang, usai penyambutan Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Selasa (21/4/2026).
Ia mengatakan total jemaah akan diberangkatkan terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter) dengan dukungan tim khusus dari imigrasi.
“Dan tentunya dalam pelaksanaan Embarkasi Haji Makassar ini, kita ada 43 kloter ya, dan kita sudah dipersiapkan, ada tim dari Imigrasi yang telah dibentuk untuk memberikan proses embarkasinya,” katanya.
Ia mengaku, jajaran Kantor Imigrasi Makassar juga telah menyiapkan petugas untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Dan ada tim-tim dari Pak Kakanim Makassar yang sudah disiapkan di sini untuk melayani itu,” ungkapnya.
Salah satu terobosan penting tahun ini, kata dia, adalah hadirnya layanan imigrasi Arab Saudi melalui program Makkah Route yang diterapkan di Makassar.
"Dan alhamdulillah ini akan mempermudah jemaah haji yang Embarkasi Makassar,” ujarnya.
Dengan sistem tersebut, jemaah tidak lagi menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di Arab Saudi.
“Jadi ketika mereka tiba di Arab Saudi, mereka akan langsung ke hotel, tidak lagi melalui pemeriksaan keimigrasian,” kata dia.
Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Abdi Widodo Subagio, mengatakan proses verifikasi kewarganegaraan jemaah telah dilakukan sejak tahap awal penerbitan paspor.
“Jadi sebetulnya kewarganegaraan bagi calon jemaah haji itu kita mulai dari proses penerbitan paspor,” katanya.
Ia menyebut, pihaknya telah melakukan inovasi layanan dengan mendatangi langsung kabupaten untuk mempermudah pengurusan paspor jemaah.
"Jadi kita pastikan jemaah haji yang mengajukan permohonan paspor itu, kita lakukan pengambilan foto dan biometriknya di kabupaten masing-masing,” ujarnya.
Langkah ini dinilai efektif dalam mempercepat koordinasi data serta memastikan keabsahan identitas jemaah.
Dengan proses yang terintegrasi tersebut, pihak imigrasi memastikan seluruh jemaah yang diberangkatkan merupakan warga negara Indonesia yang sah.
“Dan dapat kita pastikan bahwa yang berangkat sekarang dari 43 kloter, khususnya yang dari wilayah Sulawesi Selatan, itu kita pastikan bahwa itu adalah Warga Negara Indonesia,” jelasnya. (*)
| 144 Siswa SMAN 21 Makassar Antusias Ikuti Sosialisasi Inklusi Keuangan Askrindo |
|
|---|
| Jemaah Haji Kloter 1 Soppeng dan Makassar Diberangkatkan Besok |
|
|---|
| Cekcok Anak Berujung Duel Ayah di Pulau Kodingareng Makassar, Satu Tewas |
|
|---|
| Galaxy Makassar City Target Promosi ke Liga 3, Bakal TC di Malang Hadapi Putaran Nasional Liga 4 |
|
|---|
| Kartini di Era Digital, Antara Literasi dan Nuditas Percakapan di Ruang Privat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Friece-Sumolang-kiri-dan-Abdi-Widodo-Subagio-kanan.jpg)