Haji 2026
Dua Perubahan Layanan Haji 2026, Kakanwil Kemenhaj Sulsel Ikbal: Permudah Jemaah
Layanan baru haji tersebut berkaitan dengan administrasi identitas dan dokumen keberangkatan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menghadirkan dua pembaruan penting yang akan mempermudah jemaah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengungkapkan layanan baru tersebut berkaitan dengan administrasi identitas dan dokumen keberangkatan.
Layanan pertama yang berubah adalah distribusi kartu Nusuk atau identitas resmi jemaah haji.
Kini diberikan sejak di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Menurut Ikbal, kartu Nusuk memiliki fungsi vital selama jemaah berada di Tanah Suci.
“Nusuk itu seperti kartu identitas jemaah haji. Itu wajib dimiliki, termasuk untuk masuk ke Masjidil Haram harus diperlihatkan,” jelasnya kepada Tribun-Timur.Com, Minggu (12/4/2026).
Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan haji sebelumnya, distribusi kartu Nusuk kerap mengalami kendala.
Tidak semua jemaah langsung menerima kartu saat tiba di Arab Saudi.
“Pengalaman tahun lalu, ada jemaah yang belum dapat kartu saat tiba, bahkan ada yang sampai pulang belum terima. Ini tentu menyulitkan,” ungkapnya.
Baca juga: Jamaah Asal Bone Kaget Diminta Bayar Tambahan Rp10 Juta Usai Pelunasan Haji
Kondisi tersebut membuat jemaah kesulitan mengakses sejumlah layanan penting.
“Kalau tidak ada kartu Nusuk, jemaah bisa terkendala masuk ke area tertentu. Jadi ini sangat penting,” tambahnya.
Karena itu, melalui koordinasi Kementerian Haji dengan otoritas Arab Saudi, distribusi kartu Nusuk kini dipindahkan ke embarkasi.
“Alhamdulillah, hasil koordinasi Kementerian Haji, kartu Nusuk sekarang dibagikan di Asrama Haji saat jemaah datang, bersamaan dengan dokumen lainnya,” katanya.
Layanan kedua adalah penerapan fast track atau pemeriksaan imigrasi Arab Saudi yang kini dilakukan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Jika sebelumnya pemeriksaan dilakukan saat jemaah tiba di Bandara Jeddah atau Madinah, kini petugas imigrasi Arab Saudi langsung datang ke Makassar.
| Jamaah Asal Bone Kaget Diminta Bayar Tambahan Rp10 Juta Usai Pelunasan Haji |
|
|---|
| Pemerintah Tanggung Kenaikan Biaya Penerbangan Haji, Gunakan APBN Rp1,77 Triliun |
|
|---|
| 1.941 JCH Wajo Berangkat Melalui 7 Kloter Embarkasi Makassar, Kloter Pertama 22 April |
|
|---|
| Inilah Daftar Barang Dilarang Keras dan Boleh Dibawa Calon Jemaah Haji 2026 |
|
|---|
| Kemenhaj Pastikan Haji 2026 Aman, Jemaah Diminta Tak Cemas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kabid-PHU-Kemenag-Sulsel-Ikbal-ISmail2025.jpg)