Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Petugas Daker Bandara Jadi Ujung Tombak Layanan Jemaah Haji Indonesia

Petugas Daker menjadi pihak pertama yang menyambut kedatangan jemaah haji di Tanah Suci sekaligus yang terakhir mendampingi.

Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muh. Hasim Arfah
HAJI 2026 - Kepala Daker Bandara Arab Saudi, Abdul Basir saat memperkenalkan unit-unit layanan Daker Bandara dan memaparkan mekanisme kerja secara umum, Senin (26/1/2026). Petugas Haji yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Bandara Arab Saudi memegang peranan vital dalam seluruh rangkaian pelayanan jemaah haji Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas Daker menjadi pihak pertama yang menyambut kedatangan jemaah haji di Tanah Suci sekaligus yang terakhir mendampingi sebelum kepulangan ke Tanah Air.
  • Kepala Daker Bandara Arab Saudi, Abdul Basir, menegaskan posisi tersebut menjadikan Daker Bandara sebagai simpul penting dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan jemaah terhadap penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah.

 

TRIBUN-TIMUR.COM - Petugas Haji yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Bandara Arab Saudi memegang peranan vital dalam seluruh rangkaian pelayanan jemaah haji Indonesia.

Mereka menjadi pihak pertama yang menyambut kedatangan jemaah di Tanah Suci sekaligus yang terakhir mendampingi sebelum kepulangan ke Tanah Air.

Kepala Daker Bandara Arab Saudi, Abdul Basir, menegaskan posisi tersebut menjadikan Daker Bandara sebagai simpul penting dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan jemaah terhadap penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah.

“Petugas bandara merupakan wajah pertama dan terakhir negara yang dijumpai jemaah. Dari sinilah kesan awal hingga kesan akhir pelayanan haji terbentuk,” ujar Abdul Basir, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, jemaah yang tiba di Arab Saudi umumnya berada dalam kondisi kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang, sekaligus harus beradaptasi dengan perbedaan budaya dan bahasa.

Dalam situasi tersebut, peran petugas bandara menjadi sangat menentukan.

“Petugas tidak sekadar menangani aspek teknis kedatangan, tetapi juga berfungsi sebagai pendamping yang memberi rasa tenang dan kepastian layanan sejak jemaah menginjakkan kaki di Tanah Suci,” katanya.

Baca juga: Wamenhaj Dorong MUI Terbitkan Fatwa Dana Haram dan Praktik Haji Ilegal

Oleh karena itu, Abdul Basir menekankan pentingnya sikap ramah, humanis, dan profesional dari setiap petugas Daker Bandara.

Cara melayani dan berinteraksi dengan jemaah akan memengaruhi persepsi mereka terhadap kualitas penyelenggaraan haji secara keseluruhan.

Peran strategis tersebut berlanjut hingga fase kepulangan.

Setelah menjalani rangkaian ibadah yang panjang dan menguras energi, jemaah membutuhkan pelayanan yang cepat, empatik, dan penuh kesabaran saat kembali ke Indonesia.

“Pelayanan di fase akhir ini menjadi penilaian terakhir jemaah terhadap kinerja petugas haji. Jika dilayani dengan baik, kesan positif akan terus melekat,” ujar Abdul Basir.

Ia menegaskan profesionalitas dan integritas petugas Daker Bandara merupakan elemen utama keberhasilan layanan haji. P

etugas bandara, menurutnya, adalah representasi kehadiran negara pada momen paling krusial perjalanan jemaah saat datang dan saat berpamitan dari Tanah Suci.

“Pelayanan yang ramah, humanis, dan profesional di Daker Bandara adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam memuliakan jemaah haji Indonesia,” pungkasnya.(*) 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved