Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Jemaah Calon Haji Luwu Didominasi Perempuan, Pekerjaan IRT Terbanyak

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, merincikan profil jemaah calon haji (JCH) tahun 2026.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
JEMAAH HAJI - Situasi kepulangan jemaah haji tahun 2025 di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kecamatan Belopa Utara, Senin (23/6/2025). Akibat aturan baru mengenai daftar tunggu jemaah calon haji, Kabupaten Luwu terancam tak memberangkatkan satu pun jemaah di musim haji 2026. (sumber: muh sauki) 


TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan merincikan profil jemaah calon haji (JCH) tahun 2026.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Luwu, Armin, mengaku total JCH Luwu sebanyak 39 orang.

Jumlah perempuan mendominasi dibanding laki-laki.

"JCH perempuan berjumlah 25 orang, sementara laki-laki 14 orang," akunya kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 14.10 Wita siang.

Armin membeberkan profil JCH Luwu berdasarkan riwayat pendidikannnya.

Jika dirincikan, lulusan SD sebanyak 18 orang, SMP sebanyak 10 orang, SMA 6 sebanyak orang, dan Strata 1 (S1) dengan jumlah 5 orang.

Baca juga: Kanwil Kemenhaj Sulsel Umumkan Pelunasan Haji Tahap II, Serapan Kuota Capai 84 Persen

"Pekerjaan PNS 4 orang, Wiraswasta 1 orang, petani 12 orang, dan ibu rumah tetangga 25 orang," ungkap Armin.

Menurut Armin, sebanyak 34 jemaah telah melakukan melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Artinya, masih ada 5 JCH yang belum melakukan pelunasan Bipih.

Armin menyebut, kelima jemaah itu terkendala karena sakit dan meninggal dunia.

"Lima orang yang belum lunas, empat diantaranya sakit dan satu orang wafat dan calon pelimpahannya belum diurus," bebernya.

Kata Armin, pelunasan di bank belum bisa dilakukan sebab menunggu dokumen kelayakan kesehatan dari JCH.

Menurutnya, dua diantara jemaah yang sakit, dalam waktu dekat akan menjalani kemoterapi di Makassar.

"Kemudian dua lagi masih menunggu istithaah (masih dirawat dan operasi). Karena pengecekan kesehatan agak ketat saya liat untuk Haji 2026," ungkapnya.

"Karena, istithaah harus muncul, baru bisa melunasi Bipih haji. Mudah-mudahan sampai pelunasan tahap pertama ini selesai, sudah keluar istithaahnya," tambah Armin

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved