Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Puncak Mudik Lebaran, Kapolda Sulsel Cek Pos Terpadu Jembatan Kembar Gowa

Satu persatu pelayanan ditinjau Irjen Pol Djuhandhan, baik lokasi istirahat, pelayanan kesehatan dan lainnya

Tayang:
Tribun-timur.com/Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro,Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin dan Dandim 1409 Gowa dan Letkol Inf Heri Kuswanto usai meninjau pos modik depan Pasar Minasa Maupa Jl Usman Salengke, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Kamis (19/3/2026) 

“Kami lihat dan cek, kesiapan sudah cukup baik dalam rangka mengamankan masyarakat yang mudik,” tambahnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Selatan. Kita harapkan situasi aman dan tertib bisa terus terjaga,” katanya.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Forkopimda, termasuk TNI, dalam mendukung pengamanan wilayah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Wakil Bupati dan seluruh Forkopimda serta Dandim atas dukungannya kepada Polres Gowa dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.

Ia berharap, semangat tagline Polri 
“Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dapat benar-benar dirasakan masyarakat
.
“Kita harapkan masyarakat bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.

Ia juga menyoroti keunikan pos terpadu di Gowa yang dinilai menarik perhatian.

“Pos ini cukup menarik perhatian saya secara pribadi. Silakan masyarakat yang lama meninggalkan Sulawesi atau Makassar bisa mampir untuk sekadar bereuni atau mengenang adat yang ada di Makassar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menjelaskan, pos terpadu tersebut mengusung tema kearifan lokal dengan konsep “Balla Lompoa”.

“Polres Gowa bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat. Dalam Operasi Ketupat ini kami mengangkat tema Balla Lompoa sebagai ikon Kabupaten Gowa, karena masyarakatnya sangat kental dengan budaya dan adat,” jelasnya.

Dari sisi pengamanan arus lalu lintas, Aldy menyebut terjadi peningkatan volume kendaraan, namun masih terkendali.

“Arus lalu lintas meningkat, tetapi belum menimbulkan kemacetan parah karena kami melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik,” katanya.

Ia juga menjelaskan perubahan lokasi pos terpadu yang kini ditempatkan di depan Pasar Minasa Maupa, berbeda dari tahun sebelumnya.

“Tahun lalu pos berada di batas kota Jalan Hasanuddin. Tahun ini kami tempatkan di depan pasar karena menjadi titik rawan kemacetan, terutama H-1 Lebaran saat masyarakat berbelanja kebutuhan,” ujarnya.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Gowa menurunkan sebanyak 180 personel gabungan yang tersebar di tiga titik.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved