Cuaca Ekstrem
Data BPBD Gowa 14 KK Terdampak Cuaca Ekstrem Per Januari 2026
Berdasarkan data BPBD Gowa, angin kencang melanda beberapa kecamatan di Gowa.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Ansar
TRIBUN-GOWA.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa mencatat sejumlah kejadian bencana akibat cuaca ekstrem sepanjang Januari 2026.
Hingga 14 Januari 2026, data BPBD Gowa didominasi angin kencang, longsor.
Serta kondisi membahayakan jiwa di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan data BPBD Gowa, angin kencang melanda beberapa kecamatan di Gowa.
Antara lain, Kecamatan Palangga, Bajeng, Bajeng Barat, Bontonompo, Bontonompo Selatan, serta Tombolo Pao.
Sementara itu, kejadian pohon tumbang dan longsor terjadi di Kecamatan Tinggimoncong.
Adapun kondisi membahayakan jiwa dilaporkan di Kecamatan Parangloe, Parigi, dan Pattallassang.
Sejumlah kejadian tersebut mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.
Kepala BPBD Gowa, menyebut total 14 kepala keluarga (KK) terdampak.
"Total ada 14 KK yang terdampak angin kencang," katanya, Rabu (14/1/2026)
Selain itu, terdapat dua korban jiwa meninggal dunia, masing-masing akibat tenggelam di Kecamatan Parangloe dan Pattallassang.
Ia mengaku kerusakan bangunan juga cukup signifikan akibat cuaca ekstrem.
Tercatat 6 rumah rusak ringan, 4 rumah rusak sedang, dan 4 rumah rusak berat.
Selain rumah warga, dua rumah masjid turut mengalami kerusakan.
Secara rinci, di Kecamatan Tombolo Pao, satu KK terdampak dengan satu rumah rusak.
Di Tinggimoncong, satu pohon tumbang menyebabkan tiga badan jalan tertutup material longsor.
Di Kecamatan Bajeng Barat, satu KK terdampak dengan satu rumah rusak.
Bontonompo Selatan tercatat enam KK terdampak, enam rumah rusak, serta satu rumah ibadah rusak.
Sementara, di Bontonompo, satu rumah ibadah dan satu gudang dilaporkan mengalami kerusakan.
Di Kecamatan Parigi, sebanyak 13 orang sempat terjebak arus sungai akibat cuaca ekstrem.
Sedangkan di Bajeng, dua KK terdampak dengan dua rumah rusak, dan di Palangga empat KK terdampak dengan empat rumah mengalami kerusakan.
Wahyudin menyatakan data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
"Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang," jelasnya
Ia menambahkan untuk rumah terdampak rusak sedang dan berat telah diberikan bantuan logistik
Tak hanya itu pihaknya juga telah ke Dinas Sosial Gowa ihwal rumah warga terdampak angin kencang.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang mengimbau masyarakat agar tetap waspada jika terjadi cuaca ekstrem.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor," ucapnya
Ia mengatakan agar masyarakat memantau terus informasi cuaca dari BMKG
"Segera laporkan kepada pemerintah setempat jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.
Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
| Pinrang Diprediksi Terdampak Kekeringan Ekstrem, Waspada Kekurangan Air dan Serangan Hama |
|
|---|
| Siswa Makassar Belajar Online, Gowa Banjir, Wisata Bantimurung Maros Ditutup |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Landa Sulsel hingga 1 Maret: Waspada Banjir, Longsor dan Angin Kencang |
|
|---|
| BPBD Bone Tetapkan 12 Kecamatan Berstatus Rawan Banjir hingga Longsor |
|
|---|
| Daftar Wilayah Terdampak Hujan Lebat 24 Februari–1 Maret, Maros, Makassar, Gowa Siaga Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BENCANA-GOWA-Peta-data-BPBD-Gowa-14-KK-terdampak.jpg)