Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Gowa Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program Mandiri Benih 2025

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyerahkan benih unggul Program Mandiri Benih 2025 sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah.

Humas Pemkab Gowa
KETAHANAN PANGAN - Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyerahkan benih unggul Program Mandiri Benih 2025 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (24/11). Upaya ini sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Gowa meluncurkan Program Mandiri Benih 2025 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas pertanian.
  • Program menyalurkan benih unggul bersertifikat ke 878 kelompok tani dengan pendampingan teknis lengkap. 
  • Bupati Husniah Talenrang menegaskan program ini sebagai investasi jangka panjang bagi kemandirian dan kesejahteraan petani.
 

 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemkab Gowa meluncurkan sekaligus menyalurkan Program Mandiri Benih Padi Tahun Anggaran 2025 sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas pertanian. 

Peluncuran dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (24/11).

Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Muh Ramli Siddik, unsur pimpinan DPRD, jajaran anggota dewan, serta Sekretaris Daerah Andy Azis. Program ini menjadi bagian penting dari upaya Pemkab Gowa menjaga keberlanjutan produksi pangan melalui penyediaan benih padi unggul bersertifikat kepada kelompok tani.

Bupati Husniah Talenrang menegaskan bahwa pertanian merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah, apalagi Gowa memiliki lahan subur dan ketersediaan air yang memungkinkan peningkatan produksi.

“Tanpa petani tidak ada pangan, dan tanpa pangan tidak ada ketahanan bangsa. Benih unggul ini bukan hanya bantuan, tetapi investasi jangka panjang untuk pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Program Mandiri Benih menjadi bagian dari implementasi 9 Program Unggulan Gowa Salapang Hati Damai yang menempatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan ekonomi sebagai prioritas pembangunan.

Bupati juga menekankan kontribusi besar sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Gowa. 

Pada Triwulan II Tahun 2025, ekonomi Gowa tumbuh 7,68 persen, salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan, didorong kuat oleh produktivitas pertanian.

Ia berharap kelompok tani memanfaatkan benih secara optimal untuk meningkatkan produksi dan mendorong inovasi di lapangan.

“Pertanian Gowa ada di tangan kita semua. Setiap program yang dijalankan harus benar-benar bermuara pada produktivitas, kesejahteraan, dan kemandirian petani,” tambahnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa, Fajaruddin, melaporkan bahwa Program Mandiri Benih Padi 2025 tersebar di 18 kecamatan dengan potensi luas tanam 11.000 hektare dan melibatkan 878 kelompok tani/penangkar. 

Kebutuhan benih mencapai 275 ton, sementara penyaluran tahap awal sebanyak 244,625 ton.

Benih yang disalurkan meliputi varietas unggul bersertifikat, yakni Mekongga, Inpari 32, Inpari 9, Inpari 47, dan Nutrizinc. 

Program ini juga mendapatkan pendampingan penyuluh pertanian serta pengawasan mutu dari UPT BSMBTPH Provinsi Sulsel.

Salah satu petani dari Kecamatan Parigi, Hamzah, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Gowa. Semoga benih ini memudahkan kami meningkatkan produksi,” ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved