Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Konflik NU Memanas, Cak Imin: Kelakuan PB Hari Ini Mengecewakan

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku kecewa dengan konflik internal PBNU.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KONFLIK PBNU - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat dipotret di Makassar pada Rabu (3/12/2025). Cak Imin kecewa dengan konflik tersebut, meski begitu dirinya tidak bisa turun langsung melakukan mediasi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sedang memanas.

Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) diberhentikan sebagai Ketua Umum PBNU.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku kecewa dengan konflik internal PBNU.

"Kelakuan PB hari ini mengecewakan masyarakat NU," Kata Muhaimin Iskandar sambil berjalan menuju lift di Hotel Claro Makassar, pada Rabu (12/3/2025)

Konflik dalam tubuh NU disebutnya membuat seluruh kader sedih.

Sebagai tokoh NU, Cak Imin sapaannya, berharap konflik ini segera diselesaikan.

Namun dirinya mengaku tidak bisa turun langsung melakukan mediasi dan meredakan konflik.

"Saya tidak punya kapasitas itu," tegasnya.

Segalanya bermula munculnya hasil Risalah Harian Syuriyah yang meminta Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dari jabatannya dan diberikan tenggat waktu selama 3x24 jam.

Salah satu alasan penghentian Gus Yahya, sebab PBNU pernah mengundang peneliti zionis menghadiri kegiatan PBNU.

Kehadiran narasumber kontroversial itu melanggar aturan dan mencemarkan nama baik NU.

Gus Yahya dinilai melanggar Peraturan Perkumpulan NU Nomor 13 Tahun 2025.

Pada Pasal 8 huruf a, disebutkan mengenai pemberhentian fungsionaris yang mencemarkan nama baik NU.

Selain itu Syuriyah PBNU menganggap Yahya membuat tata kelola keuangan PBNU menyimpang.

Gus Yahya dinilai menyalahi aturan, peraturan perkumpulan, dan AD/ART NU.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved