Citizen Reporter
IKA Ponpes Al Haris Sukses Gelar Webinar Dinamika Dunia Kampus, Bahas Tantangan Perkuliahan & Mubes
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ansar
Citizen Reporter: MTs Alharis
TRIBUN-TIMUR.COM – Ikatan Alumni (IKA) Pondok Pesantren Al Haris sukses menggelar Webinar Dinamika Dunia Kampus secara daring pada Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang berbagi pengalaman bagi para alumni dalam mempersiapkan generasi muda pesantren menghadapi kehidupan di perguruan tinggi.
Webinar mengusung tema "Mengulik Berbagai Tantangan dan Kisah Perjalanan Inspiratif Menuju Kesuksesan Bersama Para Alumni Ponpes Al Haris dan Penggiat Pendidikan".
Kegiatan dibuka Ketua IKA Ponpes Al Haris, Muhammad Mas'ud Said.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi antusiasme peserta yang terdiri atas alumni lintas angkatan serta para guru Pondok Pesantren Al Haris, turut hadir memberikan dukungan.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah antarsesama alumni sekaligus memberikan bekal kepada adik-adik alumni baru yang akan memasuki dunia kampus. Pengalaman para narasumber tentu menjadi pelajaran berharga bagi mereka," ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi pendidikan.
Salah satunya Muhammad Yusran Basri, dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar sekaligus Penasihat IKA Ponpes Al Haris.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan yang telah ditanamkan sejak di pondok.
Narasumber lainnya merupakan alumni Ponpes Al Haris. Nurul Huda dari IAI STIBA Makassar berbagi pengalaman tentang suka duka menjalani kehidupan kampus berbasis pesantren.
Sementara itu, Esa Aulia Mutmainna dari Program Studi Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar menjelaskan pendidikan pesantren menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika perkuliahan.
Ia juga mengajak peserta mencintai bidang ilmu yang dipilih serta memperkenalkan kajian Ilmu Falak yang mungkin belum familiar bagi banyak orang, tetapi sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan praktik keagamaan.
Adapun Murfid Fairus Saleh dari Universiti Islam Antarabangsa Tuanku Syed Sirajuddin (UniSIRAJ), Malaysia, memaparkan sistem pendidikan tinggi di luar negeri serta berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan para alumni untuk melanjutkan studi.
| Kemenag Makassar Hadirkan Salam Sangkarrang, Wujudkan Pelayanan Berdampak bagi Masyarakat Kepulauan |
|
|---|
| Merawat Pasar Lokal dan Ruang Dialog di Makassar |
|
|---|
| Wisata Pantai Bukan Sekadar Menjual Pemandangan, Tetapi Juga Menjamin Keselamatan Pengunjung |
|
|---|
| Pengurus Ansor Sulsel Jajaki Kerja Sama Strategis IAIN Parepare |
|
|---|
| Tujuh Santri Ponpes Al Haris Raih Penghargaan pada Khataman Al-Quran 30 Juz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/IKA-AL-HARIS-Ikatan-Alumni-IKA-Pondok-Pesantren-Al-Haris-sukses.jpg)