Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UNM Kenalkan Pendidikan Seksual, Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah Maros

Melalui sosialisasi, tim dosen UNM ingin memberikan pemahaman yang tepat agar siswa mampu menjaga diri sejak dini

Penulis: CitizenReporter | Editor: Ari Maryadi
Citizen Report
EDUKASI SISWA - Tim dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat bertajuk HARMONI: Program Edukasi Pendidikan Seksual untuk Mencegah Kekerasan Seksual pada Siswa di SMP Negeri 9 Maros, Rabu (10/9/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Tim dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat bertajuk HARMONI: Program Edukasi Pendidikan Seksual untuk Mencegah Kekerasan Seksual pada Siswa di SMP Negeri 9 Maros, Rabu (10/9/2025).

Program ini hadir sebagai respon atas meningkatnya kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang melibatkan anak usia sekolah.

Melalui sosialisasi, tim dosen UNM ingin memberikan pemahaman yang tepat agar siswa mampu menjaga diri sejak dini.

Ketua tim, Dr. A. Octamaya Tenri Awaru, menegaskan pentingnya pendidikan seksual sebagai langkah proteksi dini bagi anak-anak.

“Pendidikan seksual bukan sekadar materi tambahan, tetapi kebutuhan mendesak agar anak-anak kita terlindungi dari ancaman kekerasan seksual. Dengan program HARMONI ini, kami ingin menciptakan kesadaran dan memberikan bekal praktis kepada siswa dalam menjaga diri,” ujarnya.

Dalam sesi penyuluhan, siswa diberi materi tentang pemahaman tubuh, batasan interaksi sehat, serta cara menghadapi potensi pelecehan.

Pemateri lain, Andi Sadriani, M.Pd., menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi antara siswa, guru, dan orang tua.

“Anak-anak perlu tahu bahwa mereka berhak merasa aman. Jika ada hal yang membuat tidak nyaman, mereka harus berani bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya,” jelasnya.

Kegiatan ini juga melibatkan dosen UNM lainnya, yakni Dr. M. Ridwan Said Ahmad, M.Pd., Sopia, S.Pd., M.Pd., Rahmi Juwita, S.Pd., M.Pd., dan Indriani, M.Pd.

Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam diskusi dan tanya jawab.

UNM berharap, melalui program kemitraan ini, sekolah dapat semakin memperkuat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan seksual.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved