Bulukumba
Pemkab Bulukumba Gandeng Swasta dan Lembaga Pemerintah Bantu Iuran BPJS Warga Miskin
Langkah ini diambil karena masih banyak warga Bulukumba yang sulit membayar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosia (BPJS) Kesehatan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sakinah Sudin
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), melibatkan pengusaha dan berbagai pihak membantu menanggung biaya kesehatan warga kurang mampu di daerah tersebut.
Langkah ini diambil karena masih banyak warga Bulukumba yang sulit membayar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosia (BPJS) Kesehatan.
Untuk itu, Pemkab menggandeng perusahaan swasta, pengusaha, serta lembaga pemerintah agar ikut berkontribusi membantu masyarakat.
Wakil Bupati Bulukumba A. Edy Manaf mengatakan, kolaborasi ini bertujuan meringankan beban warga yang kesulitan membayar iuran BPJS.
“Saat ini kami mengajak perusahaan swasta, pengusaha, dan lembaga pemerintah untuk bersama-sama membantu iuran BPJS masyarakat yang membutuhkan,” kata Edy Manaf saat menghadiri kegiatan Kolaborasi Gathering Badan Usaha Pendanaan Peduli JKN, Senin (4/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Edy Manaf meminta para pengusaha menyampaikan secara langsung jumlah warga yang bisa mereka tanggung biaya kesehatannya.
Harapannya, semakin banyak warga yang tetap memiliki jaminan kesehatan aktif.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 107.817 warga Bulukumba yang masuk dalam kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh pemerintah pusat melalui APBN.
Namun pada 2026, sebanyak 12.938 warga dinonaktifkan dari kepesertaan PBI.
Dari jumlah tersebut, 130 orang telah kembali diaktifkan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Diah Eka Arini mengapresiasi langkah Pemkab Bulukumba yang menggagas kolaborasi ini.
Menurutnya, kepedulian bersama dapat memberi dampak besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat.
“Keberhasilan program JKN bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua, baik perorangan maupun badan usaha,” kata Diah.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat miskin sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kepedulian bersama di bidang kesehatan. (*)
| Serbuan Pengusaha Gabah Luar Daerah, 21 Penggilingan Padi Bulukumba Terancam 'Lumpuh' |
|
|---|
| Pemdes Bontomangiring Bulukumba Alihkan Dana Desa untuk Kemiskinan Ekstrem, 18 Keluarga Terdaftar |
|
|---|
| Daftar Delapan OPD Berkantor di Gedung Phinisi Bulukumba, Pengunjung Bisa Jajan Kuliner di Lantai 4 |
|
|---|
| 3 Hari Menghilang, Pensiunan PNS di Bulukumba Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah |
|
|---|
| Orang Meninggal Kok dapat Jabatan? Ketua Partai Berkarya Minta Bupati Bulukumba Evaluasi BKPSDM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260504-Pemkab-Bulukumba-Gandeng-Swasta-dan-Lembaga-Pemerintah-Bantu-Iuran-BPJS-Warga-Miskin.jpg)