Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa Tutup Jalan Poros Bulukumba - Bantaeng

Ia juga menyayangkan banyaknya anggota DPRD di Bulukumba yang ikut kelola dapur MBG. 

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
DEMO MAHASISWA - Mahasiswa PMII aksi demo di Teko, poros Bulukumba-Sinjai, Kamis (26/2/2026). Mahasiswa protes pengelola MBG yang tidak profesional di Bululumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Mahasiswa PMII Cabang Bulukumba, Sulawesi Selatan melakukan aksi demo dengan menutup akses jalan poros Bulukumba-Bantaeng, Kamis (26/2/2026).

Demontrasi mereka di jalan trans Sulawesi tepatnya di pertigaan Teko.

Mereka menuntut pengelola dapur Menu Makan Bergizi (MBG) untuk transparansi dan berkualitas menu yang disiapkan.

"Kita minta pengelola MBG di Bulukumba untuk memperbaiki kualitas menu makanannya yang disiapkan ke penerima manfaat," kata Ketua PMII Cabang Bulukumba, Hamdi.

Ia juga menyayangkan banyaknya anggota DPRD di Bulukumba yang ikut kelola dapur MBG

Aksi ini sempat memacetkan jalan poros nasional dari arah Kabupaten Bantaeng maupun dari arah Bulukumba, Sinjai dan Selayar.

Tak ada jalan lain sehingga kendaraan menumpuk macet.

Plt Kadis Perhubungan Muh Idham tampak bercucuran keringat turun berjibaku mengatur kendaraan.

Sesekali tampak staf Dinas Perhubungan berbenturan dengan pendemo.

Mereka berusaha keras membuka akses kendaraan yang sedang nyumbat terhalang demo.

Suara Muh Idham Parau berteriak ke arah pengendara sambil menggerakkan tangannya dengan cepat.

"Maju-majuki cepat, kasian warga. Tolong adik-adikku yang demo kasi ruang pengendara," kata Idham.

Ia dibantu aparat kepolisian yang mengurai kemacetan.

Di tengah kepulan asap hitam dari ban bekas yang dibakar pendemo, tampak pengendara membunyikan klakson serentak meminta buka jalan ke arah pendemo.

Ada tiga ibu-ibu terpaksa mengangkat bayinya dan berjalan kaki turun dari sepeda motornya menghindari macet dan panas matahari.

Jenderal Lapangan mengarahkan anggotanya memberi ruang pengendara yang membawa balita dan lansia serta ambulans.

Ada sekitar 45 menit aksi demo menutup akses jalan nasional Bulukumba-Bantaeng-Sinjai.

Jelang azan Asar, massa bubarkan diri menuju DPRD Bulukumba.

Di tempat itu kembali aksi demo hingga sore ini. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved